Dukung Swasembada Pangan, Bupati Rote Ndao Dorong Penguatan Data Pertanian dan Peran Penyuluh
Aplikasi Roda OPT dikembangkan untuk mempercepat pelaporan dan penanganan hama penyakit tanaman serta dampak perubahan iklim
Penulis: Mario Giovani Teti | Editor: Sipri Seko
Ringkasan Berita:- Luncurkan aplikasi Roda OPT (Rote Ndao dalam Pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan- Akan dilakukan evaluasi terhadap 1.007 kelompok tani yang tersebar di Kabupaten Rote Ndao- Program tersebut meliputi revitalisasi kelompok tani, pengembangan kemandirian benih, percepatan tanam dan realisasi pupuk
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Mario Giovani Teti
POS-KUPANG.COM, BA'A - Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk memimpin rapat bersama para penyuluh pertanian dan petugas lapangan guna memperkuat kinerja sektor pertanian dalam mendukung program swasembada pangan dan program prioritas daerah Mbule Lima (Rote Ndao Bertani).
Dalam pertemuan tersebut, Bupati juga meluncurkan aplikasi Roda OPT (Rote Ndao dalam Pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan) yang dikembangkan untuk mempercepat pelaporan dan penanganan hama penyakit tanaman serta dampak perubahan iklim.
Rapat diikuti 49 Pejabat Fungsional Penyuluh Pertanian, tiga Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) dan satu Petugas Pengawas Benih Tanaman (PBT).
Turut hadir Wakil Bupati Rote Ndao, Apremoi Dudelusy Dethan dan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Nixon Molelanik Balukh.
Dalam arahannya, Paulus Henuk mengungkapkan pentingnya penguatan data pertanian yang akurat dan terintegrasi sebagai dasar penyusunan kebijakan dan perencanaan pembangunan sektor pertanian.
Ia juga meminta dilakukan evaluasi terhadap 1.007 kelompok tani yang tersebar di Kabupaten Rote Ndao.
"Data pertanian yang akurat sangat penting untuk mendukung perencanaan dan pelaksanaan program pertanian yang tepat sasaran," tandasnya, Kamis (11/6/2026).
Selain itu, Paulus meminta para penyuluh pertanian yang kini berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) pusat untuk meningkatkan kinerja dan memperkuat pendampingan kepada petani di wilayah kerja masing-masing.
Bagi dia, penataan wilayah kerja penyuluh perlu dilakukan berdasarkan potensi dan kebutuhan daerah sehingga program pertanian dan ketahanan pangan dapat berjalan lebih efektif.
Ia juga mengemukakan pentingnya pengawalan yang konsisten terhadap seluruh program pertanian di lapangan.
Diharapkannya, aplikasi Roda OPT kiranya mampu meningkatkan kecepatan pelaporan dan penanganan organisme pengganggu tumbuhan, sekaligus membantu mitigasi dampak perubahan iklim seperti kekeringan dan banjir terhadap sektor pertanian di Kabupaten Rote Ndao.
Sementara itu, Wakil Bupati Apremoi Dudelusy Dethan mengusulkan pembentukan grup WhatsApp yang melibatkan pemerintah daerah, dinas terkait, petugas lapangan, Bupati dan Wakil Bupati guna memperkuat koordinasi dan meningkatkan pelayanan pertanian di lapangan.
Sebelumnya, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Nixon Molelanik Balukh melaporkan berbagai program yang sedang dijalankan untuk mendukung swasembada pangan.
Program tersebut meliputi revitalisasi kelompok tani, pengembangan kemandirian benih, percepatan tanam dan realisasi pupuk, optimalisasi kebun induk kelapa dalam, gerakan tanam-panen-jual dan konsumsi sorgum serta penjualan gabah dan beras kepada Bulog. (rio)
Baca berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE.NEWS
Bupati Rote Ndao
Paulus Henukh
Bupati Rote Ndao Paulus Henuk
swasembada pangan
Mbule Lima
Rote Ndao
POS-KUPANG.COM
Wakil Bupati Rote Ndao Apremoi Dedulusy Dethan
Wakil Bupati Rote Ndao
aplikasi Roda OPT
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan
| KUR Nol Persen untuk Usaha Produktif Petani Tapsel |
|
|---|
| Bimtek Olahan Ikan di Desa Silawan Tingkatkan Keterampilan Warga |
|
|---|
| BPJS Kesehatan Tegaskan Pencegahan Kecurangan JKN Harus Libatkan Semua Pihak |
|
|---|
| SPMB 2026/2027, SMA Negeri 1 Lobalain Buka Lima Jalur Penerimaan dan Tampung 432 Murid Baru |
|
|---|
| Satgas Damai Cartenz Lakukan Patroli Jalan Kaki di Sinak |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Bupati-dan-wabup-rote-ndao-bersama-penyuluh-pertanian.jpg)