Sabtu, 13 Juni 2026

Dukung Swasembada Pangan, Bupati Rote Ndao Dorong Penguatan Data Pertanian dan Peran Penyuluh 

Aplikasi Roda OPT dikembangkan untuk mempercepat pelaporan dan penanganan hama penyakit tanaman serta dampak perubahan iklim

Tayang:
Penulis: Mario Giovani Teti | Editor: Sipri Seko
POS-KUPANG.COM/Mario Giovani Teti
BERSAMA PENYULUH - Bupati Rote Ndao Paulus Henuk dan Wakil Bupati Rote Ndao, foto bersama penyuluh pertanian dan petugas lapangan di Ruang TBUPP Kantor Bupati. 

Ringkasan Berita:- Luncurkan aplikasi Roda OPT (Rote Ndao dalam Pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan
- Akan dilakukan evaluasi terhadap 1.007 kelompok tani yang tersebar di Kabupaten Rote Ndao
- Program tersebut meliputi revitalisasi kelompok tani, pengembangan kemandirian benih, percepatan tanam dan realisasi pupuk

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Mario Giovani Teti 

POS-KUPANG.COM, BA'A - Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk memimpin rapat bersama para penyuluh pertanian dan petugas lapangan guna memperkuat kinerja sektor pertanian dalam mendukung program swasembada pangan dan program prioritas daerah Mbule Lima (Rote Ndao Bertani).

Dalam pertemuan tersebut, Bupati juga meluncurkan aplikasi Roda OPT (Rote Ndao dalam Pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan) yang dikembangkan untuk mempercepat pelaporan dan penanganan hama penyakit tanaman serta dampak perubahan iklim.

Rapat diikuti 49 Pejabat Fungsional Penyuluh Pertanian, tiga Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) dan satu Petugas Pengawas Benih Tanaman (PBT). 

Turut hadir Wakil Bupati Rote Ndao, Apremoi Dudelusy Dethan dan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Nixon Molelanik Balukh.

Dalam arahannya, Paulus Henuk mengungkapkan pentingnya penguatan data pertanian yang akurat dan terintegrasi sebagai dasar penyusunan kebijakan dan perencanaan pembangunan sektor pertanian.

Ia juga meminta dilakukan evaluasi terhadap 1.007 kelompok tani yang tersebar di Kabupaten Rote Ndao.

"Data pertanian yang akurat sangat penting untuk mendukung perencanaan dan pelaksanaan program pertanian yang tepat sasaran," tandasnya, Kamis (11/6/2026).

Selain itu, Paulus meminta para penyuluh pertanian yang kini berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) pusat untuk meningkatkan kinerja dan memperkuat pendampingan kepada petani di wilayah kerja masing-masing.

Bagi dia, penataan wilayah kerja penyuluh perlu dilakukan berdasarkan potensi dan kebutuhan daerah sehingga program pertanian dan ketahanan pangan dapat berjalan lebih efektif. 

Ia juga mengemukakan pentingnya pengawalan yang konsisten terhadap seluruh program pertanian di lapangan.

Diharapkannya, aplikasi Roda OPT kiranya mampu meningkatkan kecepatan pelaporan dan penanganan organisme pengganggu tumbuhan, sekaligus membantu mitigasi dampak perubahan iklim seperti kekeringan dan banjir terhadap sektor pertanian di Kabupaten Rote Ndao.

Sementara itu, Wakil Bupati Apremoi Dudelusy Dethan mengusulkan pembentukan grup WhatsApp yang melibatkan pemerintah daerah, dinas terkait, petugas lapangan, Bupati dan Wakil Bupati guna memperkuat koordinasi dan meningkatkan pelayanan pertanian di lapangan.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Nixon Molelanik Balukh melaporkan berbagai program yang sedang dijalankan untuk mendukung swasembada pangan.

Program tersebut meliputi revitalisasi kelompok tani, pengembangan kemandirian benih, percepatan tanam dan realisasi pupuk, optimalisasi kebun induk kelapa dalam, gerakan tanam-panen-jual dan konsumsi sorgum serta penjualan gabah dan beras kepada Bulog. (rio)

 

 

 

 
 Baca berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE.NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
VS
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
VS
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved