Timor Tengah Selatan Terkini
Perkuat Kemandirian Pangan, Kadis TPHP TTS Kukuhkan 21 Kelompok Tani
Sebanyak 21 kelompok tani resmi dikukuhkan. Dari jumlah tersebut 20 kelompok pemula dan satu kelompok naik kelas menjadi kelompok Tani Madya.
Ringkasan Berita:
- Sebanyak 21 kelompok tani di TTS dikukuhkan oleh Kepala Dinas TPHP TTS, Jacob Benu, terdiri dari 20 kelompok pemula dan satu kelompok naik kelas menjadi Madya.
- Sebanyak 286 petani dari Kecamatan Kota SoE, Amanuban Tengah, dan Amanuban Selatan tergabung dalam kelompok tersebut.
- Pemerintah menekankan peningkatan produktivitas, kemandirian kelompok, dan pendampingan berkelanjutan oleh penyuluh pertanian.
- Saat ini TTS memiliki 4.014 kelompok tani dengan 68.356 anggota, termasuk 58 kelompok Madya
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Maria Vianey Gunu Gokok
POS-KUPANG.COM, SOE - Sebanyak 21 kelompok tani resmi dikukuhkan. Dari jumlah tersebut 20 kelompok pemula dan satu kelompok naik kelas menjadi kelompok Tani Madya.
Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Jacob Benu, secara resmi mengukuhkan para kelompok Tani, di Gereja Batu Karang Nonohonis, Kelurahan Nonohonis, Kecamatan Kota Soe, Selasa (9/6/2026).
21 kelompok Tani tersebut berasal dari Kecamatan Kota Soe, Amanuban Tengah, dan Amanuban Selatan, dengan total anggota sebanyak 286 anggota.
Hadir dalam kegiatan ini Anggota DPRD Kabupaten TTS, Albinus Kase, Ketua Tim Kerja Penyuluh Pertanian Kabupaten TTS, Zakarias A.D.Toto, Camat Kota Soe, dan pejabat dari Kecamatan Amanuban Selatan dan Amanuban Tengah, para penyuluh pertanian, serta kelompok tani di dikukuhkan.
Dalam pengukuhan ini, Kepala Dinas TPHP, Jacob Benu, menyampaikan bahwa jumlah kelompok Tani yang telah terbentuk tidak menjadi suatu ukuran, melainkan efektivitas dari setiap kelompok Tani yang perlu dikejar.
"Hari ini kita kembali mengukuhkan 21 Kelompok Tani. Saya tegaskan bahwa kegiatan hari ini kita jangan melihat dari jumlah, tetapi dari efektivitas kegiatan kelompok Tani. Apakah dengan jumlah kelompok Tani yang ada sudah bisa mengoptimalkan potensi pertanian kita, tentu ini perlu kerja kita bersama," tegasnya.
Ia menyampaikan bahwa saat ini banyak bantuan dari pemerintah dalam peningkatan pertanian dan kemandirian pangan, sehingga melalui kelompok Tani yang produktif akan berkesempatan memperoleh bantuan-bantuan tersebut.
Jacob juga mendorong agar para penyuluh pertanian dapat turun ke lapangan dan bertemu langsung dengan para petani. Pasalnya banyak ditemukan para petani yang tidak mengenal penyuluh pertanian di desa ataupun Kecamatan masing-masing.
"Saya harap para penyuluh juga turun ke lapangan, karena banyak petani yang tidak kenal dengan penyuluh pertanian. Mari kita sama-sama meningkatkan ketahanan pangan di Kabupaten TTS," ungkapnya.
Selain itu, Anggota DPRD TTS Daerah Pemilihan Kota Soe, Albinus Kase menyampaikan profisiat kepada 21 kelompok Tani yang dikukuhkan. Albinus berharap adanya pemberdayaan yang berkelanjutan bagi para kelompok Tani.
"Saya menilai bawah hidup bertani ini identik dengan masyarakat Timor. Saya berharap ada pemberdayaan berkelanjutan bagi para kelompok Tani baik itu pengelolaan kelompok tani, buat pupuk dan sebagainya," tekannya.
Menurutnya pendampingan kelompok tadi harus terus berlanjut, sehingga tidak meninggalkan kesan setelah dibentuk kemudian dibiarkan.
"Kelompok Tani harus diperkuat. Saya berterima kasih kepada Kadis, tim kerja dan penyuluh yang telah membantu sehingga hari ini sudah kukuhkan 21 kelompok, semoga ketahanan pangan di kabupaten TTS boleh terus ditingkatkan," tegasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Perkuat-Kemandirian-Pangan-Kadis-TPHP-TTS-Kukuhkan-21-Kelompok-Tani.jpg)