Malaka Terkini
Korwil SPPG Malaka Pastikan Penyaluran MBG di Rainawe Kobalima Kembali Berjalan Normal
Penghentian sementara yang terjadi selama beberapa hari terakhir disebabkan oleh kendala pencairan Dana Bantuan Pemerintah (Banper),
Ringkasan Berita:
- Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sempat terhenti di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Rainawe, Kecamatan Kobalima, Kabupaten Malaka, dipastikan kembali beroperasi normal mulai Senin (8/6/2026)
- Penghentian sementara yang terjadi selama beberapa hari terakhir disebabkan oleh kendala pencairan Dana Bantuan Pemerintah (Banper), yang diakibatkan karena persoalan administrasi yang belum sepenuhnya diselesaikan
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Kristoforus Bota
POS-KUPANG.COM, BETUN - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sempat terhenti di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Rainawe, Kecamatan Kobalima, Kabupaten Malaka, dipastikan kembali beroperasi normal mulai Senin (8/6/2026).
Penghentian sementara yang terjadi selama beberapa hari terakhir disebabkan oleh kendala pencairan Dana Bantuan Pemerintah (Banper), yang diakibatkan karena persoalan administrasi yang belum sepenuhnya diselesaikan.
Kepastian tersebut disampaikan Koordinator Wilayah (Korwil) SPPG Kabupaten Malaka, Estefania Seran Nalle, saat ditemui POS-KUPANG.COM di Desa Webriamata, Kecamatan Wewiku, Kabupaten Malaka.
Fani sapaan bagi Korwil SPPG Malaka itu menjelaskan bahwa persoalan yang terjadi di SPPG Rainawe lebih berkaitan dengan kelengkapan administrasi yang menjadi syarat pencairan dan penambahan dana operasional. Karena dokumen administrasi saat itu belum rampung, dana yang tersedia tidak mencukupi untuk menjamin kelangsungan pelayanan kepada seluruh penerima manfaat.
"Sebenarnya tidak ada kendala dalam pencairan dana Banper ini. Ini hanya masalah administrasi saja yang belum lengkap sehingga kemarin itu SPPG Rainawe di Kecamatan Kobalima tidak beroperasional pada Jumat dan Sabtu kemarin," jelas Fani.
Menurutnya, pengelola SPPG tidak dapat memaksakan operasional apabila kondisi anggaran yang tersedia tidak mencukupi. Oleh karena itu, langkah penghentian sementara dipilih sebagai solusi untuk menghindari terjadinya masalah yang lebih besar dalam pelaksanaan program.
Baca juga: Perselisihan Warga di Desa Builaran Malaka Berakhir Damai Melalui Sumpah Adat
"Jadi kita tidak bisa memaksakan diri kalau dananya tidak mencukupi. Tapi kemarin sudah kita bereskan administrasinya dan sudah ada top up dana semua, jadi mulai Senin (8/6/2026) ini sudah kembali beroperasi seperti biasa," ujarnya.
Kembalinya operasional SPPG Rainawe tentu menjadi kabar baik bagi ribuan penerima manfaat yang dalam beberapa hari terakhir tidak menerima paket MBG.
Selama masa penghentian sementara, para siswa di sejumlah sekolah bahkan harus kembali membawa uang jajan dan bekal makanan sendiri karena distribusi makanan bergizi tidak dapat dilakukan.
Fani mengungkapkan bahwa SPPG Rainawe merupakan salah satu unit pelayanan dengan jumlah penerima manfaat yang cukup besar di Kabupaten Malaka. Saat ini, SPPG tersebut melayani sekitar 2.500-an penerima manfaat yang terdiri dari siswa sekolah dasar hingga menengah, anak-anak pendidikan usia dini (PAUD), ibu menyusui, serta ibu hamil.
"SPPG Rainawe sendiri itu telah melayani kurang lebih 2.500-an penerima manfaat. Itu untuk anak-anak sekolah, anak-anak PAUD, ibu menyusui dan juga ibu hamil," terangnya.
Ia menjelaskan besarnya jumlah penerima manfaat membuat kebutuhan anggaran operasional juga cukup besar. Ketika dana yang tersedia tidak mencukupi untuk melayani seluruh sasaran program, maka penghentian sementara menjadi pilihan yang harus diambil sambil menunggu proses administrasi dan penambahan dana diselesaikan.
"Soalnya untuk Rainawe itu kemarin dananya tidak cukup, jadi saya bilang satu-satunya cara adalah berhentikan operasional sementara sambil tunggu dana masuk," katanya.
Kini setelah seluruh proses administrasi selesai dan dana tambahan telah tersedia, pihak pengelola memastikan pelayanan MBG kembali berjalan normal. Ribuan penerima manfaat di wilayah Kecamatan Kobalima pun kembali dapat menerima makanan bergizi sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
| Perselisihan Warga di Desa Builaran Malaka Berakhir Damai Melalui Sumpah Adat |
|
|---|
| CU Kasih Sejahtera Perkuat Tata Kelola Lembaga, Bidik Peringkat Silver dari CU Asia |
|
|---|
| Sambut HUT ke-19, CU Kasih Sejahtera Gelar Donor Darah dan Pengobatan Gratis di Betun |
|
|---|
| Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, ME Dekenat Malaka dan DLH Pasang 20 Tempat Sampah |
|
|---|
| SPPG Rainawe Tak Ada Aktivitas Usai Penghentian Sementara Penyaluran Makan Bergizi Gratis |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Tampak-depan-SPPG-Rainawe-di-Kecamatan-Kobalima-Kabupaten-Malaka.jpg)