Selasa, 2 Juni 2026

Rote Ndao Terkini

SMPN 2 Lobalain Rayakan Kelulusan dengan Aksi Hijau

Selain pengumuman kelulusan, sekolah juga memberikan penghargaan kepada siswa berprestasi berdasarkan hasil Tes Kemampuan Akademik

Tayang:
Penulis: Mario Giovani Teti | Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/MARIO TETI
Kepala SMPN 2 Lobalain, Maritje S. Thien dan Ketua Komite Lobalain, Pauwill Nggili menanam pohon dalam rangkaian acara kelulusan, Selasa (2/6/2026). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Mario Giovani Teti 

POS-KUPANG.COM, BA'A - SMP Negeri 2 Lobalain, Kabupaten Rote Ndao menggelar aksi peduli lingkungan dalam rangkaian kegiatan pengumuman kelulusan siswa kelas IX Tahun Ajaran 2025/2026. 

Kegiatan tersebut ditandai dengan penanaman pohon oleh siswa, guru, kepala sekolah dan komite sekolah di lingkungan sekolah, Selasa (2/6/2026).

Kepala SMPN 2 Lobalain, Maritje S. Thien mengatakan aksi penanaman pohon dilakukan sebelum pembagian Surat Keterangan Lulus (SKL) dan pengumuman kelulusan sebagai bagian dari tema kegiatan tahun ini, yakni "Lulus Santun dan Peduli Lingkungan".

"Pada acara kelulusan tahun ini kami melakukan aksi bakti lingkungan dan kebersihan. Salah satunya melalui penanaman pohon di lingkungan sekolah sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan," pungkasnya.

Maritje menyebut, sebanyak 209 siswa dinyatakan lulus tahun ini, terdiri dari 109 siswa laki-laki dan 100 siswa perempuan yang tersebar dalam tujuh rombongan belajar (rombel).

Selain pengumuman kelulusan, sekolah juga memberikan penghargaan kepada siswa berprestasi berdasarkan hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang meliputi tes literasi dan numerasi.

Maritje menjelaskan, terdapat lima siswa yang memperoleh nilai tertinggi dalam TKA.

Dua siswa meraih nilai tertinggi pada bidang literasi (Bahasa Indonesia) dengan skor 93,33, sedangkan tiga siswa lainnya memperoleh nilai tertinggi pada bidang numerasi (Matematika) dengan skor 66,67.

Baca juga: Bupati Rote Ndao Tinjau Pembangunan Jembatan Gantung Daiama-Pulau Usu, Target Rampung Akhir 2026

Dijelaskannya, peserta ujian berjumlah 108 siswa karena satu siswa sempat mengalami kendala administrasi terkait data kependudukan yang terdaftar di Papua. 

Namun setelah dilakukan koordinasi dengan Kementerian Pendidikan, masalah tersebut berhasil diselesaikan sebelum pelaksanaan ujian sekolah.

"Ujian sekolah akhirnya diikuti oleh seluruh 109 siswa dan semuanya dinyatakan lulus," jelasnya.

Dalam aksi peduli lingkungan tersebut, setiap rombongan belajar diwajibkan menyediakan empat jenis bibit tanaman yang memiliki masa hidup panjang dan dapat memberikan manfaat, seperti tanaman buah. 

Dengan tujuh rombel yang ada, kata Maritje, total bibit yang ditanam mencapai 28 pohon.

Ia mengungkapkan, penanaman pohon diawali secara simbolis oleh Ketua Komite SMPN 2 Lobalain bersama kepala sekolah, kemudian dilanjutkan oleh para siswa di area sekolah.

Ketua Komite SMPN 2 Lobalain, Pauwill J.J. Nggili mengapresiasi capaian kelulusan 100 persen yang diraih sekolah tersebut.

Ia menilai keberhasilan itu merupakan hasil kerja sama antara pihak sekolah dan orang tua dalam mendidik siswa.

"Kami mengapresiasi dedikasi kepala sekolah, guru dan tenaga kependidikan yang telah membimbing anak-anak hingga lulus 100 persen. Dukungan orang tua juga sangat penting dalam proses pendidikan," katanya.

Pauwill menambahkan, pendidikan di SMPN 2 Lobalain tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan kepedulian terhadap lingkungan.

Menurutnya, konsep perayaan kelulusan yang dipadukan dengan aksi penanaman pohon merupakan langkah positif yang patut dicontoh sekolah lain.

"Anak-anak tidak hanya diajarkan menghargai sesama manusia, tetapi juga diajarkan untuk peduli terhadap lingkungan. Ini menjadi bekal penting bagi mereka sebagai generasi penerus daerah dan bangsa," ujarnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa selama beberapa tahun terakhir, pelaksanaan acara kelulusan di SMPN 2 Lobalain dilakukan secara sederhana tanpa membebani orang tua dengan pungutan tambahan. 

Sekolah memanfaatkan fasilitas yang ada dan menjadikan lingkungan sekolah sebagai bagian utama dari perayaan kelulusan.

"Kami ingin menumbuhkan rasa cinta terhadap sekolah secara utuh, termasuk lingkungan di dalamnya," tuturnya. (rio)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM lain di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved