Sumba Barat Daya Terkini
Pastikan Pelayanan Berjalan Baik, Bupati SBD Ratu Wula Berkantor di RSUD Reda Bolo
Keputusan berkantor di RSUD Redabolo, salah satunya juga karena banyak menerima masukan masyarakat terkait pelayanan RSUD Reda Bolo selama ini.
Penulis: Petrus Piter | Editor: Apolonia Matilde
Ringkasan Berita:
- Bupati SBD Ratu Wulla mulai berkantor di RSUD Reda Bolo selama 2–3 bulan untuk mengawasi langsung pelayanan rumah sakit.
- Langkah ini dilakukan setelah menerima masukan masyarakat terkait kualitas pelayanan RSUD Reda Bolo.
- Bupati meninjau seluruh ruang pelayanan dan berdialog dengan tenaga medis mengenai berbagai kendala di lapangan.
- Kendala utama yang ditemukan meliputi kekurangan gas CO₂, SDM laboratorium, dan obat-obatan; pemerintah berjanji akan segera membenahinya.
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter
POS-KUPANG.COM, TAMBOLAKA - "Mulai hari ini, Selasa 2.Juni 2026, saya Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonnu Wulla, S.T berkantor di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Reda Bolo Sumba Barat Daya. Saya berkantor sekitar 2-3 bulan ke depan. Saya ingin melihat langsung pelayanan RSUD Redabolo dan ingin memastikan seluruh pelayanan rumah sakit ini harus berjalan sesuai Standar Operasional Prosedur yang telah ditetapkan," kata Bupati Ratu Wulla kepada wartawan saat meninjau setiap ruangan pelayanan RSUD Reda Bolo pada hari pertama berkantor di RSUD Reda Bolo, Selasa 2 Juni 2026 siang.
Menurutnya, keputusan berkantor di RSUD Redabolo, salah satunya juga karena banyak menerima masukan masyarakat terkait pelayanan RSUD Reda Bolo selama ini. Ia ingin agar pelayanan rumah sakit milik pemerintah ini harus lebih baik dari rumah sakit lainnya. Semua fasilitas sangat mumpuni baik gedung, peralatan dan dukungan sumber daya manusia.
"Bahwa masih terdapat kekurangan adalah hal wajar asal harus ada peningkatan pelayanan sehingga pasien semakin banyak berkunjung ke rumah sakit ini. Pemerintah akan terus berupaya untuk memenuhi kekurangan itu agar pelayanan kepada masyarakat lebih baik ke depan. " katanya.
Didampingi Direktris RSUD Reda Bolo, dr.Elfrida Marpaung dan dokter spesialis bedah,
dr. Yusuf Alfian Mulia, Ratu Wulla meninjau setiap ruangan pelayanan seperti ruangan poli umum, ruangan bedah, bersalin dan lainnya.
Kepada petugas medis yang betugas di setiap ruangan, Bupati menanyakan bagaimana pelayanan selama ini dan apa yang menjadi kendala yang dihadapi. Masukan itu menjadi sangat penting untuk melakukan perbaikan ke depan. Setiap ruangan berbeda kebutuhannya.
Beragam masukan petugas medis seperti dari dokter spesialis bedah, dr.Yusuf Alfian Mulia, menyampaikan beberapa kekurangan seperti gas CO2 (karbon dioksida), SDM untuk laboratorium dan obat-obatan. Khusus obat, dalam perencanaan kurang pas untuk mampu memenuhi kebutuhan pasien.
Hal itu karena kunjungan pasien terus meningkat dan lainnya. Sekretaris Dinas Kesehatan Sumba Barat Daya mencatat dengan baik setiap kendala yang disampaikan petugas medis dari setiap ruangan yang dikunjungi bupati.
Terhadap berbagai masukan itu, Bupati Ratu Wulla menyampaikan pemerintah akan terus berusaha untuk melengkapi atau memperbaikinya agar pelayanan RSUD Reda Bolo lebih baik. (pet)
Ikuti berita POS-KUPANG.COM lain di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Pastikan-Pelayanan-Berjalan-Baik-Bupati-SBD-Ratu-Wula-Berkantor-di-RSUD-Reda-Bolo.jpg)