Jumat, 22 Mei 2026

Malaka Terkini

Wabup HMS Ajak Kader PAN Malaka Jadi Pelayan Masyarakat yang Rendah Hati

HMS menegaskan semangat membangun daerah harus dilandasi ketulusan hati dan kerendahan diri dalam melayani masyarakat.

Tayang:
Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/KRISTOFORUS BOTA
Wabup Malaka, Henri Melki Simu saat menyampaikan sambutan di Muscab yang digelar DPD PAN Malaka di Betun, Rabu (20/5/2026). 

Dengan nada santai disertai senyum, HMS mendorong PAN Malaka agar tidak hanya menargetkan empat kursi DPRD, tetapi mampu meraih lima kursi seiring rencana penambahan daerah pemilihan (dapil) di Kabupaten Malaka.

“Seperti yang Ketua DPD PAN Malaka, Bapa Donatus Bere bilang, kita harus ada strategi dari dua kursi jadi empat kursi. Bapa nanti di Pileg berikutnya kita di Malaka sudah jadi lima dapil. Mudah-mudahan lima dapil. Dan itu harus jadi lima kursi Bapa, jangan empat saja,” ujarnya yang langsung disambut tepuk tangan dan sorakan peserta Muscab.

HMS menjelaskan, saat ini Kabupaten Malaka memiliki tiga daerah pemilihan dan sudah memenuhi syarat untuk penambahan jumlah kursi DPRD dari 25 kursi menjadi 30 kursi.

“Karena sekarang kita ada tiga dapil dan kita juga sudah memenuhi syarat untuk bisa tambah lima kursi, dari 25 menjadi 30 kursi,” katanya.

Lebih lanjut, HMS menegaskan bahwa partai politik memiliki peran strategis dalam menjaga demokrasi, membangun pendidikan politik yang sehat serta menjadi jembatan aspirasi masyarakat.

Karena itu, ia berharap Muscab PAN Malaka dapat melahirkan keputusan-keputusan terbaik, kepemimpinan yang visioner serta program kerja yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.

“Ini titipan pesan saja supaya nanti dalam Muscab ini boleh menyusun program yang bisa menyentuh langsung kebutuhan-kebutuhan dasar masyarakat,” pesannya.

Menurut HMS, pembangunan Kabupaten Malaka tidak bisa dilakukan hanya oleh pemerintah daerah semata. Dibutuhkan kerja sama semua elemen, termasuk partai politik, tokoh masyarakat, tokoh agama, generasi muda hingga seluruh lapisan masyarakat.

“Kabupaten Malaka membutuhkan kerja sama dari semua pihak. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri,” ujarnya.

Ia juga menekankan perbedaan pilihan politik tidak boleh menjadi alasan terputusnya tali persaudaraan di tengah masyarakat.

“Saya percaya bahwa perbedaan pilihan politik tidak boleh memutus tali persaudaraan. Kita boleh berbeda warna partai tetapi kita tetap satu tujuan membangun Malaka yang aman, maju dan sejahtera,” katanya.

Menurut HMS, seluruh partai politik pada dasarnya memiliki tujuan yang sama, yakni memperjuangkan kesejahteraan masyarakat.

“Saya pikir semua partai pasti akan bicara tentang kesejahteraan masyarakat. Muaranya sama, kita pasti menuju kesejahteraan masyarakat. Itu yang kita utamakan,” tuturnya.

Karena itu, ia mengingatkan agar politik tidak dijadikan alat untuk saling menjatuhkan, melainkan sarana memperjuangkan kepentingan rakyat.

“Momentum Muscab ini hendaknya menjadi ruang untuk memperkuat semangat persatuan dan demokrasi yang santun. Jangan jadikan politik sebagai alat untuk saling menjatuhkan, tetapi jadikan politik sebagai sarana untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat,” tegas HMS.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved