Sumba Timur Terkini
Pekan Budaya Daerah Angkat dan Lestarikan Warisan Budaya Sumba Timur
Karena itu, semua pihak dituntut untuk melestarikan budaya Sumba agar tetap terus diwariskan dari generasi ke generasi.
Ringkasan Berita:
- Pemerintah Kabupaten Sumba Timur, Provinsi NTT melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan menggelar Pekan Budaya Daerah
- Pekan budaya daerah ini berlangsung halaman Museum Daerah DR H.C. Oemboe Hina Kapita di Jalan Dapawole, Kota Waingapu, Selasa 19 sampai Sabtu 23 Mei 2026
- Wakil Bupati Yonathan Hani menyampaikan apresiasi kepada penyelenggara yang telah melaksanakan pekan budaya tersebut
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Budiman
POS-KUPANG.COM, WAINGAPU - Pemerintah Kabupaten Sumba Timur, Provinsi NTT melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan menggelar Pekan Budaya Daerah mulai Selasa 19 sampai Sabtu 23 Mei 2026.
Pekan budaya tersebut berlangsung di halaman Museum Daerah DR H.C. Oemboe Hina Kapita di Jalan Dapawole, Kota Waingapu.
Adapun tema pekan budaya ini adalah “Merawat Ingatan, Membangun Masa Depan” dengan melaksanakan berbagai kegiatan.
Di antaranya lomba gasing, lomba luluku, lomba jungga, lomba fashion show, lomba tarian reinja ngguku, lomba lukis, pameran UMKM dan festival tenun Sumba Timur.
Baca juga: Menengok Jejak Budaya Sumba Timur di Museum DR H.C. Oemboe Hina Kapita
Disaksikan POS-KUPANG.COM, acara pembukaan pekan budaya dihadiri Wakil Bupati Sumba Timur Yonathan Hani, Sekretaris Daerah Sumba Timur Umbu Ngadu Ndamu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Marolop Simanjuntak, Kepala Dinas Kominfo Rambu Awang dan pimpinan perangkat daerah lainnya, serta sejumlah perwakilan Forkopimda.
Hadir juga para guru bersama siswanya yang akan ikut ambil bagian dalam berbagai kegiatan lomba.
Selain itu, kegiatan ini diikuti oleh pelaku ekonomi kreatif, pelaku budaya dan pelaku pariwisata.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Yonathan Hani menyampaikan apresiasi kepada penyelenggara yang telah melaksanakan pekan budaya tersebut.
Menurutnya, pekan budaya menjadi ruang bagi seluruh pihak untuk bertemu dan bekerja sama dalam memperkuat sekaligus melestarikan budaya sebagai kekayaan daerah.
“Di tengah ketidakpastian yang terjadi akibat perang dan ekonomi global yang tidak pasti, kita bersyukur masih bisa berkumpul, bisa melakukan acara yang baik untuk kemajuan Sumba Timur,” katanya, Selasa (19/5/2026).
Sebagai orang Sumba, kata dia, masyarakat tidak bisa terlepas dari budaya. Budaya merupakan fondasi dan identitas yang penuh dengan nilai-nilai luhur.
Jika tidak dilestarikan, Sumba Timur bahkan Pulau Sumba, lanjut dia, di masa depan hanya akan dinikmati keindahannya dan kehilangan jiwanya.
“Sumba Timur atau tanah Sumba tanpa budaya adalah pulau yang hanya dinikmati keindahan tanpa jiwa. Rumah yang indah tanpa jiwa,” ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Pekan-budaya-sumba-timur.jpg)