Sabtu, 16 Mei 2026

Manggarai Terkini

Plafon Ruangan Puskesmas Narang Manggarai Ambruk Saat Dokter dan Perawat Layani Pasien

Video dan foto-foto terkait plafon ambruk ini juga dibagikan di media sosial lainya seperti group WhatsApp PEDULI SATAR MESE.

Tayang:
Penulis: Robert Ropo | Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/HO
Tampak plafon di salah satu ruangan gedung Puskesmas Narang yang ambruk, Jumat 15 Mei 2026. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo

POS-KUPANG.COM, RUTENG - Plafon di salah satu ruangan di Puskesmas Narang, Kecamatan Satarmese Barat, Kabupaten Manggarai ambruk saat dokter dan perawat sedang merawat pasien.

Video kejadian tersebut kemudian viral di media sosial dan dibagikan Tulis. Dalam postingannya, ia menulis "Vidio ini saya ambil untuk memastikan jika mengawasi proyek harus diawasi dg baik demi menjaga kualitas pengerjaan supaya tidak terkesan proyek asal jadi. Insiden plafon ambruk terjadi diruang perawatan poli jalan) puskesmas Narang saat seorang dokter dan petugas medis sedang melayani pasien, beruntung tdk mengenai petugas ataupun pasien. Situasi darurat ini yg menimbulkan ketakutan, kepanikan dan terganggunya pelayanan medis. sayangnya padahal bangunan ini baru direhap beberapa bulan yang lalu karena perbaikan asal asalan sehingga mengakibatkan kerusakan berulang ulang. teruntuk kontraktornya.. harapan kami agar ini segera diperbaiki. Karena ini merupakan prioritas utama untuk menjaga keselamatan dan kenyamanan petugas dan pasien supaya tidak terganggu pelayanan".

Video dan foto-foto terkait plafon ambruk ini juga dibagikan di media sosial lainya seperti group WhatsApp PEDULI SATAR MESE.

Video-video ini juga mendapat berbagai ragam komentar oleh warga net. Rata-rata mereka merasah perihatin dan meminta kepada pemerintah daerah dan pihak kontraktor untuk segera turun memperbaiki. 

Sementara itu, salah satu warga yang enggan meminta namanya dituliskan, Jumat 15 Mei 2026 mengatakan, gedung Puskesmas Narang yang plafonya ambruk itu dibangun sekitar 6 tahun lalu, kemudian digunakan untuk ruangan pelayanan seperti loket, poli umum, poli gigi dan ruangan obat.

Pada tahun 2025 gedung itu mengalami kerusakan, ada beberapa Rungan mengalami kebocoran atap saat musim hujan yaitu ruangan obat dan poli umum. 

Karena sering bocor, petugas di puskesmas memindahkan ruangan obat dan sampai sekarang ruangan itu tidak dipakai karena banyak tumpukan material plafon asbes jatuh.

Tahun 2025 puskesmas memperoleh dana perbaikan realisasi pengerjaan pada bulan November dan PHO di bulan Desember.

Perbaikannya tidak fokus pada satu gedung, namun semua gedung yang mengalami kerusakan termasuk gedung pertemuan yang sampai sekarang ada beberapa jendela yang tidak dipasang kaca.

Baca juga: Kebakaran di Desa Colol Manggarai Timur, Korban Rugi hingga Rp 73 Juta

Setelah perbaikan kemarin ada juga kejadian jatuh ventilasi kaca jendela di gedung rawat Inap tepatnya di pintu belakang. Namun beruntung tidak mengenai petugas atau pasien. Pasca insenden itu, kontraktornya turun untuk memperbaiki kembali.

Kemudian kejadian ambruk plafon tepatnya di ruangan poli rawat jalan, pada Rabu tanggal 13 Mei 2026 sekitar pukul 10.00 Wita saat dokter dan perawat sedang melayani pasien.

Ia berharap agar mendapatkan perhatian baik dari pemerintah untuk secepatnya diperbaiki, karenai ini mengancam keselamatan petugas medis serta pasien.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Narang, Hubertus Hantip, ketika dikonfirmasi, melalui pesan WatsApp Jumat siang, membenarkan peristiwa plafon di salah satu ruangan gedung Puskesmas Narang ambruk.

Meski demikian, ia mengatakan, bangunan rusak itu bukan merupakan bagian dari hasil dari pengerjaan rehabilitasi bangunan tahun 2025, namun bangunan yang sudah lama dikerjakan pada tahun 2017 lalu. 

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved