Ende Terkini
Dua Syarat untuk Nelayan Ende agar Bisa Isi BBM di SPBU
Tanpa rekomendasi Dinas Perikanan dan barcode dari Migas, maka, Ia menegaskan, pihaknya tidak akan melayani para nelayan tersebut
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Albert Aquinaldo
POS-KUPANG.COM, ENDE – Sejumlah nelayan di Kabupaten Ende khusus nelayan yang berasal dari Kelurahan Arubara, Kecamatan Ende Selatan mengaku kerap mengalami kesulitan saat membeli solar di SPBU.
Beberapa kali nelayan ditolak karena membawa jeriken untuk mengisi BBM.
Menurut Fudin Ali, Ketua Nelayan Arubara kondisi itu menyulitkan nelayan kecil yang menggunakan motor laut dan perahu tradisional.
“Namanya juga motor laut, masa harus bawa motor laut sama perahu ke tempat SPBU? Kadang mereka di SPBU tidak paham jalur itu. Mereka pikir nelayan beli untuk jual lagi,” katanya.
Ia menjelaskan, nelayan selama ini membeli BBM menggunakan jeriken karena lokasi tambatan perahu jauh dari SPBU dan tidak memungkinkan kapal dibawa langsung ke lokasi pengisian.
Keluhan ini pun mendapat tanggapan dari, pihaknya SPBU Ndao yang ditunjuk melayani para nelayan di Kabupaten Ende pasca SPBU nelayan di Paupanda ambruk dihantam gelombang besar beberapa waktu lalu.
Hingga kini, SPBU nelayan di Paupanda belum diperbaiki.
Baca juga: Nelayan Ende Dilarang Isi Solar di SPBU Pakai Jeriken
Menurut Manager SPBU Ndao, Tin, selama ini para nelayan di Kabupaten Ende tetap dilayani seperti biasa sejauh mereka mengantongi surat rekomendasi dari Dinas Perikanan Kabupaten Ende.
"Nelayan itu mereka datang ke Dinas Perikanan supaya bisa mendapatkan rekomendasi pengisian BBM di SPBU, dulu mereka isinya di bawah pantai itu di SPBU nelayan, sekarang SPBU nelayan itu belum operasi lagi jadi pelayanannya di SPBU Ndao, tapi kalau mereka bawa rekomendasi dan barcode mereka dari Migas, itu kami layani," tegasnya.
Tanpa rekomendasi Dinas Perikanan dan barcode dari Migas, maka, Ia menegaskan, pihaknya tidak akan melayani para nelayan tersebut karena semua sudah dalam sistem.
"Jadi kalau dia (red: nelayan) ada rekomendasi dan barcode, itu tidak masalah, kami akan layani, kecuali BBM lagi langkah, maka kami utamakan kendaraan karena SPBU itu untuk kendaraan bukan nelayan tapi kita masih ada dispensasi dan kita berusaha semampu kami," jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Ende, Abdul Gani Gere Wara yang dikonfirmasi, Senin (11/5/2026) pagi belum memberikan penjelasan.
Saat ini, Abdul Gani yang baru saja dilantik menjadi Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Ende itu sedang mengikuti rapat bersama Bupati Ende, Yosef Benediktus Badeoda. (bet)
Ikuti berita POS-KUPANG.COM lain di GOOGLE NEWS
| Pembangunan MCK TMMD di Fataatu Timur Ende Capai Tahap Akhir |
|
|---|
| Nelayan Ende Dilarang Isi Solar di SPBU Pakai Jeriken |
|
|---|
| Sekolah Rakyat di Ende akan Dibangun di Tiwerea |
|
|---|
| Dua Suku Hibah Gratis Tanah 7 Hektar untuk Pemkab Ende untuk Bangun Sekolah Rakyat |
|
|---|
| Sempat Ditolak, Pengusaha Rumah Makan di Ende Kini Terima Pemasangan Mesin Rekam Transaksi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Aktifitas-pengisian-BBM-di-SPBU-Ndao-Kelurahan-Kota-Ratu-Kecamatan-Ende-Utara.jpg)