Minggu, 10 Mei 2026

Ende Terkini

Nelayan Ende Dilarang Isi Solar di SPBU Pakai Jeriken

Menurut dia, kendala utama justru berasal dari cuaca buruk dan gelombang tinggi yang membuat banyak nelayan belum bisa turun melaut.

Tayang:
Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/ALBERT AQUINALDO
Aktivitas nelayan di Kabupaten Ende yang sedang mencari ikan. Nelayan di wilayah Arubara, Kabupaten Ende, mengeluhkan kesulitan memperoleh solar di SPBU akibat larangan pengisian BBM menggunakan jeriken. 

Namun saat membeli solar di SPBU, nelayan tetap diminta menunjukkan surat rekomendasi tambahan.

“Kami jadi bingung, yang benar yang mana? Dibilang kartu KASUKA sebagai pengganti kartu nelayan, tapi di SPBU tetap diminta surat rekomendasi,” katanya.

Fudin berharap ada pertemuan antara Dinas Perikanan dan pihak pengelola SPBU untuk menyamakan pemahaman terkait mekanisme pembelian BBM bagi nelayan kecil.

Ia menilai koordinasi antarinstansi penting agar nelayan tidak terus menjadi pihak yang dirugikan akibat perbedaan aturan di lapangan.

“Harus ada pertemuan dulu antara dinas perikanan dan manajer SPBU supaya dijelaskan fungsi kartu KASUKA itu, supaya tidak saling menyalahkan satu sama lain,” ujarnya.

Selain meminta kejelasan aturan distribusi BBM, nelayan Arubara juga berharap pemerintah menghadirkan fasilitas SPBU mini khusus nelayan di kawasan kampung nelayan yang sedang dibangun di Arubara.

Menurut Fudin, keberadaan SPBU mini akan sangat membantu nelayan karena selama ini mereka harus membeli BBM di Kota Ende.

“Kalau kampung nelayan mau dibangun di Arubara, tolong sekalian bikin SPBU mini untuk nelayan supaya nelayan tidak lagi beli minyak di kota,” pungkasnya. (bet)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM lain di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved