Sumba Timur Terkini
Harga BBM Picu Harga Barang Pokok di Pasar Matawai Sumba Timur
Ama Jala menjelaskan, kenaikan harga barang yang signifikan umumnya terjadi pada barang kebutuhan yang dijual di toko besar.
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Budiman
POS-KUPANG.COM, WAINGAPU - Harga sejumlah barang pokok di Pasar Inpres Matawai, Kota Waingapu, Sumba Timur mengalami kenaikan. Perubahan harga dimulai sejak harga bahan bakar minyak (BBM) naik.
“Waktu harga BBM naik itu, harga barang juga naik. Cepat sekali,” kata Ama Jala, seorang pedagang kepada POS-KUPANG.COM, Kamis (30/4/2026).
Ama Jala menyebutkan, seminggu terakhir harga minyak goreng naik. Kecuali harga minyak yang disubsidi oleh pemerintah.
Minyak goreng yang berukuran 600 ml sebelumnya Rp13.000, sekarang naik menjadi Rp15.000.
Baca juga: Enam Media Massa Resmi Kerja Sama dengan Pemkab Sumba Timur, Sudah Teken MoU
Gula pasir juga naik. Pun harga telur per papan. Sebelumnya Rp60.000 sekarang naik menjadi Rp65.000.
“Gula pasir yang kita jual sekarang Rp20.000 per kg, dari Rp18.000,” sebutnya.
Harga bawang merah juga mengalami kenaikan. Dari harga Rp38.000 naik jadi Rp45.000. Sedangkan bawang putih masih stabil. Harga tetap Rp40.000 per kg.
“Harga bawang tergantung dari Bima,” kata Mama Yanti, seorang pedagang lainnya.
Ama Jala menjelaskan, kenaikan harga barang yang signifikan umumnya terjadi pada barang kebutuhan yang dijual di toko besar.
Sebelumnya, Mama Jihan, seorang pedagang di pasar itu mengatakan, perubahan harga hampir terjadi di semua barang kebutuhan pokok.
Jihan menjelaskan, kenaikan harga ini mulai dari sejumlah toko besar dan distributor di Waingapu. “Minyak goreng dan beras naik sekali,” ujarnya pada Kamis (23/4/2026).
Ia menyebutkan, beras dari Pulau Jawa yang sebelumnya dijual dengan harga Rp550.000 per 50 kg kini naik menjadi Rp680.000 hingga Rp700.000. Harga beras lokal dari Sumba juga mengalami kenaikan.
“Beras lingkar jati dari Rp310.000 naik jadi Rp350.000 per 25 kg,” sebut dia sambil menunjukkan beras yang berasal dari luar daerah tersebut.
Selain beras, sejumlah barang lain juga mengalami kenaikan harga. Telur yang sebelumnya dijual Rp60.000 per papan kini naik menjadi Rp70.000.
Selain itu, air minum kemasan juga mengalami kenaikan. Merek Aquase ukuran 1.500 ml naik dari Rp45.000 per dus menjadi Rp55.000 per dus.
“Selama ini naik Rp1.000-Rp2.000 sekarang naik sampai Rp10.000,” ujarnya. (dim)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Harga-bahan-pokok-di-Waingapu.jpg)