Selasa, 28 April 2026

NTT Terkini

Kepemimpinan Melki - Johni Klaim Tuai Hasil Konkret di Sektor Pendidikan NTT

Kepemimpinan Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Melki Laka Lena dan Wakil Gubernur Johni Asadoma mencatat capaian konkret di sektor pendidikan.

Penulis: Irfan Hoi | Editor: Apolonia Matilde
POS-KUPANG.COM/ irfan hoi
GUBERNUR - Gubernur NTT Melki Laka Lena bersama sejumlah pelajar SMA di NTT. Pemprov NTT lewat strategi talent scouting berhasil membawa ribuan siswa masuk Perguruan Tinggi melalui jalur SNBP 2026. 

Ringkasan Berita:
  • Kepemimpinan Gubernur Melki Laka Lena dan Wakil Gubernur Johni Asadoma mencatat capaian di sektor pendidikan
  • Keberhasilan ini melanjutkan tren positif sejak Program Quick Win 2025 dan mendukung visi “NTT Cerdas” melalui peningkatan akses pendidikan serta kualitas SDM.
  • Strategi yang diterapkan meliputi pemetaan potensi siswa, penguatan akademik, try out berkala, pendampingan seleksi, serta peran aktif sekolah sebagai pusat informasi dan bimbingan karier.
 

 

 


Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi

 

POS-KUPANG.COM, KUPANG – Kepemimpinan Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Melki Laka Lena dan Wakil Gubernur Johni Asadoma mencatat capaian konkret di sektor pendidikan. 

Melalui pendekatan strategis berbasis talent scouting, sebanyak 3.003 siswa SMA/SMK di NTT berhasil menembus Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026.

Keberhasilan ini menegaskan arah kebijakan Pemprov NTT yang tidak hanya memperluas akses pendidikan tinggi, tetapi juga mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia secara berkelanjutanm

Capaian tersebut menjadi kelanjutan dari tren positif sejak Program Quick Win 2025, sekaligus memperkuat implementasi Dasa Cita Melki–Johni di bidang pendidikan yang menitikberatkan pada terwujudnya NTT Cerdas. 

Fokus utama program ini adalah pemerataan akses pendidikan, peningkatan kualitas SDM, serta pengembangan jalur pendidikan kedinasan.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT, Ambrosius Kodo, menyebut keberhasilan ini merupakan hasil dari strategi terencana dan berjenjang yang dijalankan pemerintah provinsi.

“Pemerintah tidak hanya mendorong, tetapi terlibat langsung dalam menyiapkan siswa, mulai dari pemetaan potensi, penguatan kapasitas akademik, hingga pendampingan selama proses seleksi,” ujarnya, Jumat (17/4/2026).

Data Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT mencatat, jumlah siswa kelas XII SMA/SMK di NTT mencapai 81.231 orang, terdiri dari 55.440 siswa SMA dan 25.791 siswa SMK. Dari total tersebut, 3.003 siswa berhasil lolos SNBP atau jalur seleksi yang mengutamakan nilai rapor serta prestasi akademik dan non-akademik.

Pada 2026, kata dia, Pemprov NTT meningkatkan pendekatan melalui strategi talent scouting yang lebih terarah. Kebijakan ini tidak hanya berfokus pada peningkatan angka partisipasi, tetapi juga pada identifikasi, pembinaan, dan percepatan pengembangan potensi siswa unggulan sejak dini.

Sejumlah langkah konkret dilakukan, antara lain pemetaan siswa berpotensi masuk perguruan tinggi negeri (PTN), penyusunan materi pembelajaran terarah oleh guru, pelaksanaan try out berkala, serta pengawasan intensif terhadap kesiapan siswa.

Peran sekolah juga diperkuat sebagai pusat informasi pendidikan tinggi sekaligus pendamping akademik dan karier. Sekolah didorong membentuk tim khusus masuk PTN, mengembangkan program klinik PTN, serta menyediakan layanan bimbingan karier secara sistematis.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved