Minggu, 19 April 2026

Ende Terkini

Pasca Penggusuran, Warga dan Anak-anak Ndao Jual Besi Bekas

beberapa anak-anak memotong sisa besi di tengah-tengah puing bangunan yang telah rata dengan tanah.

Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/ALBERT AQUINALDO
Anak-anak memotong sisa besi di tengah-tengah puing bangunan yang telah rata dengan tanah. 
Ringkasan Berita:
  • Sehari setelah penggusuran 51 lapak pedagang kaki lima (PKL) di Pantai Ndao, warga serta anak-anak memanfaatkan puing-puing bangunan berupa besi bekas tiang bangunan lapak untuk dijual kembali
  • Beberapa anak-anak memotong sisa besi di tengah-tengah puing bangunan yang telah rata dengan tanah

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Albert Aquinaldo

POS-KUPANG.COM, ENDE -  Sehari setelah penggusuran 51 lapak pedagang kaki lima (PKL) di Pantai Ndao, warga serta anak-anak memanfaatkan puing-puing bangunan berupa besi bekas tiang bangunan lapak untuk dijual kembali.

Pantauan POS-KUPANG.COM, Kamis (16/2/2026), beberapa anak-anak memotong sisa besi di tengah-tengah puing bangunan yang telah rata dengan tanah.

Sayangnya, beberapa anak diantara mereka menghindar dari kamera.

"Kami tidak mau difoto karena nanti posting di media sosial dan ada orang komentar aneh-aneh tentang eksploitasi anak," ujar salah satu anak yang enggan menyebut identitasnya ditimpali beberapa anak lainnya.

Baca juga: Pasca Digusur, Sebagian PKL di Ndao Ende Tidur di Puing-puing Bangunan 

Selain beberapa warga dan anak-anak yang mengais besi bekas, sejumlah warga memilih  memasak di puing-puing bangunan.

Bahkan nekat bermalam di tengah puing-puing.

"Tadi malam kami tidur terus disini, sebentar malam juga rencananya kami tidur disini, ada yang bahkan masak disini," ujar Murdiana sambil mengangkat puing-puing bangunan. (bet)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM lain di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved