Kamis, 16 April 2026

Belu Terkini

Pemkab Belu Gelar Pasar Murah untuk ASN, Sediakan 5 Ton Beras SPHP

Pemerintah Kabupaten Belu terus menggencarkan pelaksanaan Pasar Murah melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) guna menjaga ketersediaan pangan.

Penulis: Agustinus Tanggur | Editor: Apolonia Matilde
POS-KUPANG.COM/AGUS TANGGUR
PASAR MURAH - Pemerintah Kabupaten Belu terus menggencarkan pelaksanaan Pasar Murah melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) guna menjaga ketersediaan dan keterjangkauan harga bahan pokok pasca Hari Besar Keagamaan Nasional. Kegiatan pasar murah kali ini menyasar Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Belu, yang digelar di Kantor Bupati Belu, Kamis (16/4/2026). 
Ringkasan Berita:

 

 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Agustinus Tanggur


POS-KUPANG.COM, ATAMBUA - Pemerintah Kabupaten Belu melaksanaan Pasar Murah melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) guna menjaga ketersediaan dan keterjangkauan harga bahan pokok pasca Hari Besar Keagamaan Nasional.

Kegiatan pasar murah kali ini menyasar Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Belu, yang digelar di Kantor Bupati Belu, Kamis (16/4/2026).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Belu, Vincent Laka, mengatakan kegiatan tersebut merupakan hasil kerja sama antara Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Belu, Bulog Atambua, dan Badan Pangan Nasional.

Ia menjelaskan, pada pelaksanaan pasar murah tersebut disediakan sebanyak 5 ton beras SPHP untuk memenuhi kebutuhan ASN.

“Untuk kegiatan hari ini di Kantor Bupati Belu, kami menyediakan 5 ton beras SPHP hasil kerja sama dengan Bulog dan Badan Pangan Nasional. Beras ini diperuntukkan bagi ASN di lingkup Pemerintah Kabupaten Belu, dan berdasarkan laporan, stok yang tersedia hampir habis terjual,” ujarnya.

Menurut Vincent, pelaksanaan Gerakan Pangan Murah ini bertujuan untuk menekan laju inflasi, menjamin ketersediaan stok pangan, serta menjaga stabilitas harga bahan pokok di tengah masyarakat.

Ia menambahkan, pasca perayaan hari besar keagamaan, terjadi kenaikan harga beras di pasaran, sehingga pemerintah daerah mengambil langkah cepat melalui kegiatan pasar murah.

“Setelah hari besar keagamaan kemarin, kami memantau adanya kenaikan harga beras di pasaran. Karena itu, kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya intervensi pemerintah untuk menjaga stabilitas harga,” jelasnya.

Ia juga memastikan akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak guna memastikan ketersediaan stok pangan tetap terjaga dan harga tetap terjangkau bagi masyarakat. (gus)

 

Ikuti berita POS-KUPANG.COM lain di GOOGLE NEWS
 
 
 

 

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved