Semana Santa Larantuka 2026
Umat Katolik Larantuka Gelar Tikam Turo, Penanda Memasuki Tri Hari Suci
Jelang perayaan Tri Hari Suci atau Semana Santa, umat Katolik di Kota Larantuka, Flores Timur kembali menghidupkan tradisi leluhur
Dalam operasi ini, Polda NTT bersama seluruh Polres jajaran mendirikan 85 pos pengamanan yang tersebar di berbagai wilayah. Pos tersebut terdiri dari 38 Pos Pengamanan, 26 Pos Pelayanan, dan 21 Pos Terpadu guna mendukung kelancaran pengamanan sekaligus memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Total 3.227 personel yang dilibatkan terdiri dari 1.319 personel Polri dan 1.908 personel dari TNI serta instansi terkait. Ribuan personel tersebut akan difokuskan untuk mengamankan 1.113 gereja di seluruh NTT, termasuk 432 gereja prioritas yang memiliki jumlah jemaat besar dan tingkat kerawanan lebih tinggi.
Dalam amanat Kapolda yang dibacakan Wakapolda, seluruh personel diminta mampu memetakan potensi kerawanan sejak dini, sehingga langkah-langkah pencegahan dapat dilakukan secara maksimal.
“Lakukan mapping kerawanan di setiap wilayah sehingga setiap potensi gangguan dapat diantisipasi sedini mungkin. Kehadiran personel harus mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat yang menjalankan ibadah,” tegas Baskoro Tri Prabowo.
Baskoro Tri Prabowo menjelaskan, pengamanan akan difokuskan pada dua agenda utama perayaan Paskah, yakni pelaksanaan misa di gereja serta kegiatan perarakan atau pawai keagamaan di luar gereja yang biasanya melibatkan banyak umat.
Baskoro Tri Prabowo juga meminta seluruh personel meningkatkan patroli di wilayah rawan dan pada jam-jam tertentu yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan.
Selain itu, sinergi dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, dan pengamanan swakarsa dinilai sangat penting untuk menjaga situasi tetap kondusif selama rangkaian perayaan Paskah.
Berbagai potensi gangguan juga menjadi perhatian dalam operasi tahun ini, mulai dari konflik sosial, tindak kejahatan konvensional, hingga ancaman bencana alam. Karena itu, seluruh personel diminta tetap siaga dan responsif terhadap setiap perkembangan situasi.
Pengamanan juga tidak hanya difokuskan di darat. Di sejumlah wilayah NTT yang memiliki tradisi perarakan laut, aparat diminta memastikan aspek keselamatan menjadi prioritas utama.
“Hindari terjadinya kecelakaan laut saat perarakan. Pastikan seluruh kapal memenuhi SOP kelayakan dan tidak melebihi kapasitas muatan,” tegas Baskoro Tri Prabowo.
Baskoro Tri Prabowo juga mengingatkan seluruh personel agar menjalankan tugas secara profesional, humanis, dan penuh tanggung jawab, serta terus memperkuat sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan.
Apel gelar pasukan tersebut ditutup dengan penyematan pita tanda operasi kepada perwakilan TNI, Polri, dan instansi terkait sebagai simbol dimulainya Operasi Semana Santa Turangga 2026 di wilayah NTT. (awk/uge)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/tIKAM-TURO-DI-FLOTIM-1.jpg)