Selasa, 12 Mei 2026

Belu Terkini

Warga Malaka Serahkan Senjata Api ke Satgas Yonarmed 12 Kostrad

Senjata tersebut diserahkan oleh seorang warga berinisial Ibu MB (53) kepada personel Pos Fatuha Kompi III.

Tayang:
Penulis: Agustinus Tanggur | Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/HO
Satu pucuk senjata api laras panjang jenis Springfield diserahkan secara sukarela oleh warga Desa Alas, Dusun Fatuleki, Kecamatan Kobalima Timur, Kabupaten Malaka, kepada Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Timur Yonarmed 12 Kostrad. 
Ringkasan Berita:
  • Satu pucuk senjata api laras panjang jenis Springfield diserahkan secara sukarela oleh warga Desa Alas, Dusun Fatuleki, Kecamatan Kobalima Timur, Kabupaten Malaka
  • Senjata tersebut diserahkan oleh seorang warga berinisial MB (53) kepada personel Pos Fatuha Kompi III
  • Penyerahan dilakukan di kediamannya dan langsung diamankan untuk selanjutnya dilaporkan secara berjenjang

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Agustinus Tanggur

POS-KUPANG.COM, ATAMBUA - Satu pucuk senjata api laras panjang jenis Springfield diserahkan secara sukarela oleh warga Desa Alas, Dusun Fatuleki, Kecamatan Kobalima Timur, Kabupaten Malaka, kepada Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonarmed 12 Kostrad

Senjata tersebut diserahkan oleh seorang warga berinisial MB (53) kepada personel Pos Fatuha Kompi III. Penyerahan dilakukan di kediamannya dan langsung diamankan untuk selanjutnya dilaporkan secara berjenjang.

Danpos Fatuha, Letda Arm Pijar Andarma, Kamis (26/3/2026) mengatakan penyerahan itu berawal dari kegiatan teritorial rutin yang dilakukan personelnya di wilayah setempat. 

Dalam kegiatan tersebut, katanya, personel menjalin komunikasi dengan warga, termasuk MB yang merupakan istri dari almarhum eks veteran.

Baca juga: Satgas Pamtas Tangkap 21 Ballpress Ilegal dari Timor Leste

Dari komunikasi itu diketahui adanya senjata peninggalan lama yang masih disimpan di rumah. Melalui pendekatan humanis berupa anjangsana, bantuan kesehatan, serta penyuluhan hukum terkait bahaya kepemilikan senjata api ilegal, warga akhirnya bersedia menyerahkan senjata tersebut.

“Penyerahan ini merupakan bentuk kesadaran masyarakat terhadap bahaya kepemilikan senjata api ilegal sekaligus wujud kepercayaan kepada TNI,” ujar Pijar.

Ia menambahkan, langkah tersebut penting untuk mencegah potensi penyalahgunaan senjata api serta menjaga stabilitas keamanan di wilayah perbatasan. (gus)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM lain di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved