Rote Ndao Terkini
Bahas RKPD 2027 dan Target Penurunan Kemiskinan, Pemkab Rote Ndao Gelar Forum Perangkat Daerah
Dalam forum tersebut, Bupati Paulus memaparkan bahwa pertumbuhan ekonomi Kabupaten Rote Ndao tercatat mencapai 7,98 persen hingga Maret 2027.
Penulis: Mario Giovani Teti | Editor: Oby Lewanmeru
Ringkasan Berita:
- Pemkab Rote Ndao bahas RKPD 2027 dan target penurunan angka kemiskinan
- Forum tersebut dibuka langsung oleh Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk dan dihadiri Wakil Bupati Apremoi Dudelusy Dethan serta Sekretaris Daerah Jonas M Selly
- Bupati Paulus memaparkan bahwa pertumbuhan ekonomi Kabupaten Rote Ndao tercatat mencapai 7,98 persen hingga Maret 2027
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Mario Giovani Teti
POS-KUPANG.COM, BA'A - Pemerintah Kabupaten Rote Ndao menggelar Forum Perangkat Daerah (FPD) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027.
Kegiatan ini bertujuan menyelaraskan serta menyempurnakan rencana program kerja seluruh perangkat daerah agar sesuai dengan kebutuhan pembangunan daerah.
Forum tersebut dibuka langsung oleh Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk dan dihadiri Wakil Bupati Apremoi Dudelusy Dethan serta Sekretaris Daerah Jonas M Selly.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh perangkat daerah di lingkup Pemerintah Kabupaten Rote Ndao.
Baca juga: Amankan Mudik Lebaran, Polres Rote Ndao Gelar Apel Pasukan Operasi Ketupat Turangga 2026
Dalam forum tersebut, Bupati Paulus memaparkan bahwa pertumbuhan ekonomi Kabupaten Rote Ndao tercatat mencapai 7,98 persen hingga Maret 2027.
Ia mengaku, angka tersebut berada di atas rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional dan menunjukkan tren positif bagi pembangunan daerah.
Bupati Paulus yang dikonfirmasi Jumat (13/3/2026) mengatakan, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao juga telah menyusun arah kebijakan pembangunan hingga tahun 2029 dengan target menurunkan angka kemiskinan menjadi 19 persen.
Untuk mencapai target tersebut, pemerintah daerah menerapkan strategi terpadu penanggulangan kemiskinan melalui empat pilar utama.
Empat strategi tersebut meliputi penajaman sasaran bantuan kepada masyarakat pada Desil 1 dan Desil 2, menekan beban pengeluaran masyarakat, meningkatkan pendapatan masyarakat dan menjaga stabilisasi harga pangan.
Ia juga menegaskan, perencanaan pembangunan harus didasari pola pikir pelayanan kepada masyarakat. Ia meminta seluruh organisasi perangkat daerah memahami secara mendalam berbagai persoalan yang dihadapi daerah.
"Kita bicara rancang bangun Kabupaten Rote Ndao. Maka mindset kita adalah mindset pelayanan. OPD harus memahami permasalahan kita di Rote Ndao," katanya.
Bupati Paulus mengungkapkan, dengan kondisi ruang fiskal daerah yang masih terbatas, pemerintah harus mampu menyusun program yang tepat sasaran untuk menjawab berbagai persoalan pembangunan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Bupati-Rote-Ndao-sambutan-saat-bahasa-RKPD.jpg)