Jumat, 10 April 2026

Manggarai Terkini

Dinas PPO Manggarai Gelar Olimpiade Matematika GASING Jenjang Sekolah Dasar

Olimpiade ini diikuti oleh 72 peserta, yang terdiri dari 36 siswa dan 36 guru dari 12 kecamatan di Kabupaten Manggarai.

Penulis: Robert Ropo | Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/HO
Dinas PPO Kabupaten Manggarai menyelenggarakan Olimpiade Matematika GASING bagi peserta didik dan guru di jenjang SD dan MI tingkat Kabupaten Manggarai. 

Ringkasan Berita:
  • Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (PPO) menyelenggarakan Olimpiade Matematika GASING (Gampang, Asyik, dan Menyenangkan) bagi peserta didik dan guru
  • Olimpiade ini diikuti oleh 72 peserta, yang terdiri dari 36 siswa dan 36 guru dari 12 kecamatan di Kabupaten Manggarai
  • Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan kemampuan numerasi sejak usia dini sekaligus memperkuat implementasi

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo

POS-KUPANG.COM, RUTENG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (PPO) menyelenggarakan Olimpiade Matematika GASING (Gampang, Asyik, dan Menyenangkan) bagi peserta didik dan guru di jenjang sekolah dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) tingkat Kabupaten Manggarai.

Kegiatan dengan mengusung tema 'Menembus Batas Nusantara melalui Digitalisasi bersama Gasing Bakalkubagi & PeDe' ini berlangsung selama dua hari, mulai tanggal 11 hingga 12 Maret 2026, bertempat di Aula Efata, Ruteng.

Olimpiade ini diikuti oleh 72 peserta, yang terdiri dari 36 siswa dan 36 guru dari 12 kecamatan di Kabupaten Manggarai.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan kemampuan numerasi sejak usia dini sekaligus memperkuat implementasi metode pembelajaran matematika yang inovatif dan menyenangkan.

Pelaksanaan Olimpiade Matematika GASING tingkat Kabupaten Manggarai tahun 2026 ini juga bertujuan mengukur sejauh mana daya serap implementasi metode GASING di sekolah-sekolah.

Melalui kompetisi ini, para guru dan siswa diharapkan dapat meningkatkan kompetensi profesional dan pedagogik, khususnya dalam pembelajaran matematika sehingga proses belajar di kelas menjadi lebih efektif, sederhana, dan menyenangkan.

Baca juga: Tiga Korban Pengerusakan Rumah di Wae Togo, Kabupaten Manggarai Barat Hidup Dibayangi Ketakutan

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (PPO) Kabupaten Manggarai, Wensislaus Sedan, S.Pd., M.Si, Kamis 12 Maret 2026, menerangkan, Kabupaten Manggarai telah menunjukkan kemajuan yang cukup signifikan dalam mutu pendidikan.

Hal tersebut terlihat dari peningkatan skor rapor pendidikan daerah yang naik dari 61,9 pada awal tahun 2024 menjadi 70,53 pada tahun 2025.

Meski demikian, pemerintah daerah menargetkan peningkatan lebih lanjut hingga mencapai angka 80 sebagai indikator keberhasilan pembinaan dan pendampingan para guru di sekolah.

"Sudah benarkah kita berada di angka 70,53? Silakan masing-masing sekolah mengecek. Kalau belum, maka kekompakan kita di sekolah untuk mewujudkan GASING yang bermartabat sangat dibutuhkan,"ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wensislaus juga menyoroti pentingnya Tes Kemampuan Akademik (TKA) dalam sistem pendidikan nasional. Menurutnya, nilai TKA kini bukan sekadar angka semata, melainkan menjadi bagian dari ukuran kualitas dan martabat akademik peserta didik.

Ia menerangkan, sistem penilaian TKA saat ini telah terintegrasi secara digital dengan aplikasi penerimaan peserta didik baru di berbagai daerah di Indonesia.

"Jika seorang anak ingin melanjutkan sekolah ke luar daerah, misalnya ke SMP Santa Maria Malang, nilainya akan langsung terbaca dalam sistem. Begitu nama dan asal sekolah diklik, seluruh capaian akademiknya akan muncul,"terangnya. 

Karena itu, seluruh satuan pendidikan di Kabupaten Manggarai diminta untuk mendukung dan menyukseskan pelaksanaan TKA agar generasi muda Manggarai memiliki daya saing yang kuat di tingkat nasional.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved