Kabupaten Kupang Terkini
Pulang Pindahkan Sapi, Pemuda di Manusak Tewas Terseret Banjir
Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 15.30 WITA, saat debit air Sungai Air Kom meningkat akibat banjir.
Ringkasan Berita:
- Seorang pemuda dilaporkan meninggal dunia setelah terseret arus banjir di Sungai Air Kom, Desa Manusak
- Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 15.30 WITA, saat debit air Sungai Air Kom meningkat akibat banjir
- Korban pamit kepada orang tuanya untuk memindahkan sapi milik keluarga ke padang rumput di perbatasan Desa Manusak dan Kelurahan Naibonat
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Alexandro Novaliano Demon Paku
POS-KUPANG. COM, OELAMASI - Seorang pemuda dilaporkan meninggal dunia setelah terseret arus banjir di Sungai Air Kom, Desa Manusak, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, Minggu (8/3/2026) sore.
Data yang diperoleh POS.KUPANG, melalui Humas Polres Kupang, Senin (9/3/2026) Korban diketahui bernama Dominico De Jesus Frias (21), warga RT 020 RW 008 Desa Manusak.
Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 15.30 WITA, saat debit air Sungai Air Kom meningkat akibat banjir.
Berdasarkan keterangan saksi, kejadian bermula sekitar pukul 14.00 WITA ketika korban pamit kepada orang tuanya untuk memindahkan sapi milik keluarga ke padang rumput di perbatasan Desa Manusak dan Kelurahan Naibonat.
Sekitar pukul 15.00 WITA, setelah selesai memindahkan sapi, korban kemudian hendak kembali ke rumahnya di Desa Manusak.
Dalam perjalanan pulang, korban bertemu dengan seorang warga bernama Paulito Dosantos (49). Keduanya kemudian berjalan bersama menuju desa dengan melewati Sungai Air Kom.
Baca juga: Kadis Dikbud Kabupaten Kupang, Marthen Rahakbauw: Guru Wajib Cek Makanan MBG Sebelum Dibagikan
Saat tiba di pinggir sungai, keduanya melihat debit air sedang tinggi dan arus banjir cukup deras. Meski demikian, mereka tetap bersepakat untuk menyeberang dengan cara berenang.
Namun ketika berada di tengah sungai, korban tiba-tiba terseret arus banjir yang semakin kuat.
Saksi yang berada bersama korban berusaha berenang ke tepi sungai untuk menyelamatkan diri dan mencoba menolong korban, namun korban terus terbawa arus menuju arah Jembatan Air Kom.
Saksi kemudian kembali ke lokasi awal penyeberangan dan bertemu dengan ayah korban, Nasimento De Jesus, untuk memberitahukan kejadian tersebut.
Mendengar kabar itu, ayah korban segera memanggil warga sekitar untuk melakukan pencarian terhadap anaknya yang hilang terseret arus sungai. (nov)
Ikuti berita POS-KUPANG.COM lain di GOOGLE NEWS
Kabupaten Kupang Terkini
Polres Kupang
Desa Manusak
terseret arus banjir
Kabupaten Kupang
Sungai Air Kom
POS-KUPANG.COM
| Wagub NTT Panen Raya Jagung di Pantulan, Produksi Diproyeksi Capai 50 Ribu Ton |
|
|---|
| Lomba Hias Salib dari Barang Bekas, Jemaat GMIT Bait El Kampung Baru Hayati Makna Paskah |
|
|---|
| Polres Kupang Imbau Warga Bijak Bermedsos, Empat Aduan UU ITE Ditangani |
|
|---|
| 187 Peserta Seleksi Bintara Polri 2026 di Polres Kupang Lolos Tes Kesehatan Pertama,17 Lainnya Gugur |
|
|---|
| DPRD Kabupaten Kupang Gelar Sidang I, Ini Agenda Sidang yang akan Dibahas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/ilustrasi-tenggelam-di-flotim.jpg)