TTU Terkini
Bulan Februari 2026, PAD Kabupaten TTU Tembus 8 Miliar
Penandatanganan PKS ini berkaitan dengan peran Kejari TTU membantu Pemkab TTU dalam urusan ketatausahaan dan keperdataan.
Penulis: Dionisius Rebon | Editor: Oby Lewanmeru
Ringkasan Berita:
- Bupati Timor Tengah Utara (TTU), Yosep Falentinus Delasalle Kebo mengatakan, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten TTU capai Rp. 8.000.000.000 di Bulan Februari 2026
- Plh Kepala Bapenda TTU Drs. Thelymitro R. Kapitan mengatakan, target PAD 2026 Rp. 88.024.199.535
- Pada tahun 2025 lalu, telah dilaksanakan pendataan dalam kaitan dengan penyesuaian Nilai Jual Objek Pajak (NJOP)
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dionisius Rebon
POS-KUPANG.COM, KEFAMENANU - Bupati Timor Tengah Utara (TTU), Yosep Falentinus Delasalle Kebo mengatakan, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten TTU capai Rp. 8.000.000.000 di Bulan Februari 2026.
"PAD kita sampai di akhir Februari 2026 tembus di angka 8 miliar," ujarnya, Minggu, 8 Maret 2026.
Falentinus mengaku optimis capaian PAD Kabupaten TTU, NTT tahun 2026 bakal melampaui target yang ditetapkan yakni Rp. 88.000.000.000. Oleh karena semua sektor akan digerakkan untuk memastikan tujuan ini tercapai.
"Mudah-mudahan dengan pinjaman daerah, kita bisa ciptakan PAD yang baru sehingga kita stabil (dari aspek fiskal)," bebernya.
Baca juga: Beri "Karpet Merah" Bagi PPPK Kabupaten TTU, Bupati Falentinus Nekat Lawan Kebijakan Kemenkeu
Melalui langkah ini, kata Falentinus, bisa dimaknai bahwa, transfer pemerintah pusat dalam jumlah kecil sekalipun Pemda tetap bisa eksis menjalankan program di daerah. Karena, Pemda mampu menciptakan peluang PAD.
Mindset tentang pinjaman daerah mesti dirubah. Kemajuan sebuah daerah mesti dilakukan melalui sebuah keputusan dan mindset untuk kemajuan.
"Negara yang punya cap uang saja masih pinjam apalagi daerah yang sudah setengah mati (dalam hal keuangan)," ucapnya.
Sebelumnya diberitakan, Plh Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) Drs. Thelymitro R. Kapitan mengatakan, target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten TTU tahun 2026 Rp. 88.024.199.535 atau mengalami peningkatan sebesar Rp. 7 miliar dari tahun sebelumnya. Secara umum peningkatan PAD ini ada pada komponen lain-lain PAD yang sah yang bersumber dari RSUD.
"Kenapa kita targetkan untuk naik karena memang lain-lain PAD yang sah yang bersumber dari RSUD Kefamenanu itu progres di tahun 2025 ini mencatatkan kenaikan yang cukup signifikan. Karena, realisasinya itu di RSUD dari target sekitar 24,9 miliar realisasinya mencapai 33,5 miliar atau pendapatannya kurang lebih capai 134 persen," ujarnya, Selasa, 24 Februari 2026 lalu.
Ia menyebut Pemkab TTU bakal menerapkan sejumlah strategi dalam upaya mendorong optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan peningkatan PAD pada tahun 2026 dan tahun-tahun mendatang.
Langkah ini berupa pengoptimalan aspek penagihan melalui upaya digitalisasi. Langkah tersebut sudah ditempuh selama ini melalui pemasangan MPOS (Mobile Point of Sale) bekerja sama dengan Bank NTT.
Beberapa waktu lalu, Pemkab TTU telah menandatangani PKS dengan Bank Mandiri. Kerja sama ini dilaksanakan untuk mengoptimalkan sistem pembayaran pada dengan memanfaatkan kanal digital di Bank Mandiri.
Selain digitalisasi, Pemkab TTU berupaya mengidentifikasi dan mengoptimalkan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).
| Rakor Jelang Hari Raya Paskah, Kapolres TTU Pastikan Aparat Keamanan Fokus Batasi Peredaran Miras |
|
|---|
| Harga Pertamax di SPBU 54.856.03 Kefamenanu Alami Kenaikan di Bulan Maret 2026 |
|
|---|
| 13 Jembatan Garuda Bakal Dibangun di Wilayah Korem 161/Wira Sakti |
|
|---|
| Danrem 161/Wira Sakti Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Jembatan Gantung di TTU |
|
|---|
| Penetapan Pemenang Tender Proyek Pembangunan Pasar Baru Kefamenanu Dilaksanakan Pekan Depan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Bupati-TTU-Yosep-Falentinus-Kebo-ok1.jpg)