Rabu, 22 April 2026

Ngada Terkini

Wabup Ngada Berangkatkan 6 Pasien Rusing Ngada ke Bali, Bayi 1 Bulan Gunakan Oksigen

Para pasien tersebut dirujuk untuk mendapatkan penanganan lanjutan di rumah sakit tipe A di Bali karena kondisi medis mereka tidak dapat ditangani

Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/CHARLES ABAR
Wakil Bupati Ngada berangkatkan pasien dampingan rumah singgah Ngada menuju Bali, Sabtu 28 Februari 2026. 

Ringkasan Berita:
  • Wakil Bupati Ngada Bernadinus Dhey Ngebu secara resmi memberangkatkan enam pasien dampingan Rumah Singgah Kebaikan Pasien Indonesia (RSKPI) Ngada menuju Denpasar
  • Pemberangkatan berlangsung di Sekretariat Rusing Ngada dan turut dihadiri Pj Sekda Ngada Jhoni Watu Ngebu, sejumlah kepala bidang, serta relawan Rumah Singgah Ngada
  • Para pasien tersebut dirujuk untuk mendapatkan penanganan lanjutan di rumah sakit tipe A di Bali karena kondisi medis mereka tidak dapat ditangani secara maksimal

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Charles Abar

POS-KUPANG.COM, BAJAWA — Wakil Bupati Ngada Bernadinus Dhey Ngebu secara resmi memberangkatkan enam pasien dampingan Rumah Singgah Kebaikan Pasien Indonesia (RSKPI) Ngada menuju Denpasar, Bali, Sabtu 28 Februari 2026 siang.

Para pasien tersebut dirujuk untuk mendapatkan penanganan lanjutan di rumah sakit tipe A di Bali karena kondisi medis mereka tidak dapat ditangani secara maksimal di fasilitas kesehatan yang ada di Bajawa dan sekitarnya.

Pemberangkatan berlangsung di Sekretariat Rusing Ngada dan turut dihadiri Pj Sekda Ngada Jhoni Watu Ngebu, sejumlah kepala bidang, serta relawan Rumah Singgah Ngada.

Wabup Berni menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Yayasan Rumah Singgah Kebaikan Pasien Indonesia (RSKPI) Ngada yang telah memfasilitasi proses rujukan, mulai dari keberangkatan dari Bajawa hingga pendampingan selama masa perawatan di Bali.

“Teman-teman ini sebenarnya telah berkonsultasi bahwa sakitnya tidak bisa disembuhkan di rumah sakit disini, kemudian dirujuk ke rumah sakit yang teknologinya lebih tinggi dari kita di Bali,” ujar Wabup Berni di Sekretariat Rusing Ngada.

Ia menegaskan, kolaborasi antara pemerintah dan relawan menjadi wujud nyata kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan pengobatan lanjutan.

Baca juga: Jois Jawa Anggota DPRD Apresiasi ke Pemkab Ngada, Beri Beasiswa PIP untuk 2.707 Siswa 

“Kemudian ada teman-teman yang berbaik hati yang membantu dengan rumah singgah Kebaikan ini, maka kita dengan uluran tangan mereka maka Pemerintah mengantar secara resmi berangkat hari ini,” tambahnya.

Pada kesempatan itu, ia juga berpesan agar masyarakat tidak menyembunyikan penyakit yang diderita dan tidak malu untuk menyampaikan kondisi kesehatan kepada pihak lain.

“Saya berpesan kepada masyarakat, kalau sakit jangan menyembunyikan diri, kedua kalau sakit jangan malu menyampaikan kepada teman-teman lain, kita dengan filosofi saling membantu, pasti kita cari jalan karena sesungguhnya tidak ada penyakit yang tidak bisa di sembuhkan,” ujarnya.

Bayi 1 Bulan 2 Minggu Gunakan Oksigen

Sorotan utama dalam keberangkatan kali ini adalah seorang bayi berusia 1 bulan 2 minggu yang harus diberangkatkan menggunakan oksigen akibat mengalami penyempitan saluran pernapasan dan membutuhkan penanganan serius.

Dadi Bajawa diberangkatkan menggunakan mobil Ambulans Polres yang dilengkapi dengan fasilitas medis.

Pendiri Rusing Kebaikan Pasien Indonesia, Muhammad Aryo, menjelaskan pihaknya telah melakukan koordinasi khusus dengan maskapai penerbangan guna memastikan keselamatan bayi selama perjalanan.

“Kalau pasien bayi berumur 1 bulan 2 Minggu ini kita sudah berkoordinasi dengan pihak maskapai agar dalam pesawat bisa menggunakan peralatan medis dan ia juga mendapatkan penanganan dari klinik kesehatan bandara,” ungkap Aryo.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved