TTU Terkini
Pembangunan 30 Unit Rumah Layak Huni Program TULUS di TTU Nyaris Rampung
Rumah tersebut merupakan bantuan yang dialokasikan melalui Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten TTU tahun anggaran 2025.
Penulis: Dionisius Rebon | Editor: Yeni Rahmawati
Ringkasan Berita:
- Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) saat ini sedang dalam proses penuntasan pembangunan 30 unit Rumah Layak Huni (RLH) Program TULUS.
- Rumah tersebut merupakan bantuan yang dialokasikan melalui Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten TTU tahun anggaran 2025.
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dionisius Rebon
POS-KUPANG.COM, KEFAMENANU - Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) saat ini sedang dalam proses penuntasan pembangunan 30 unit Rumah Layak Huni (RLH) Program TULUS.
Rumah tersebut merupakan bantuan yang dialokasikan melalui Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten TTU tahun anggaran 2025.
Mayoritas RLH ini sudah tuntas dikerjakan. Kendati demikian, ada beberapa unit rumah yang mengalami keterlambatan lantaran terkendala akses fasilitas jalan dan medan yang sulit.
Demikian disampaikan Plh Kepala Dinas PRKPP Kabupaten TTU, Gregorius Nai, saat dihubungi POS-KUPANG.COM, Sabtu, 7 Februari 2026.
Ia menerangkan, dari total 30 unit rumah layak huni tersebut, 6 rumah diperuntukkan bagi pemenuhan Standar Minimal Pelayanan (SPM) sedangkan 24 unit rumah lainnya merupakan alokasi anggaran dari Program TULUS.
Bantuan ini, lanjutnya, menyasar kaum termarjinalkan yang selama ini terabaikan. Sasaran ini masuk kategori janda, duda, yang tidak memiliki biaya membangun rumah.
Semestinya, 30 unit rumah layak huni ini sudah tuntas dikerjakan. Namun, ada beberapa kendala urgent sehingga belum tuntas dan diberikan adendum waktu.
Baca juga: Antrean Kendaraan Mengular di SPBU Rote Ndao, Polisi Siaga
"Karena saat berkontrak sudah di bulan November 2025," ujarnya.
Serah terima rumah layak huni Program TULUS rencananya bakal dilakukan bulan Februari 2026 ini.
Ia menerangkan, pihaknya mengalami kendala pembangunan di Dusun Oelfab, Desa Tasinifu. Pasalnya, akses jalan dan medan menuju lokasi ini sulit dijangkau mobil pengangkut material.
Menindaklanjuti hal ini, Pemkab TTU telah meminta bantuan Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonarhanud 2 ABW/Kostrad untuk membantu proses distribusi batako dan material lainnya ke lokasi.
Ia menjelaskan, pembangunan rumah layak huni ini dibagi dalam dua segmen yakni segmen reguler dan segmen bencana atau relokasi karena program pemerintah.
Secara khusus segmen reguler menyasar kepala keluarga kategori miskin ekstrem.
| Paskah Oikumene di Polres TTU, Prajurit TNI-POLRI Diajak Hidupi Semangat Kebangkitan Yesus Kristus |
|
|---|
| Tanggapi Gelar Perkara Dugaan Pencurian Sapi di Desa Hauteas, PH Pelapor: Sudah Ada Calon Tersangka |
|
|---|
| Tingkatkan Hasil Pertanian, Kadis Pertanian TTU Beri Penyuluhan Bagi Prajurit Yon TP 877/Biinmaffo |
|
|---|
| Polisi Beberkan Perkembangan Penanganan Kasus Dugaan Tipikor DD Taunbaen Timur, 7 Saksi Diperiksa |
|
|---|
| Antisipasi ASF, Dinas Peternakan TTU Mulai Gelar Vaksinasi Ternak Babi di Bulan April |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Berita-Kefamenanu-Minggu-3-Feb-26-1.jpg)