Sumba Timur Terkini
Pembeli di NTT Mart Sumba Timur Terus Meningkat
Meski demikian, upaya promosi dinilai masih perlu dilakukan agar NTT Mart semakin dikenal oleh kalangan masyarakat.
Ringkasan Berita:
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Budiman
POS-KUPANG.COM, WAINGAPU – Pengunjung sekaligus pembeli produk di NTT Mart by Dekranasda Sumba Timur terus meningkat sejak diresmikan pada 22 Januari 2026 silam.
Meski demikian, upaya promosi dinilai masih perlu dilakukan agar NTT Mart semakin dikenal oleh kalangan masyarakat.
“Sampai dengan saat ini berjalan dan puji Tuhan ada peningkatan dibandingkan hari-hari pertama,” kata Wakil Ketua Harian Dekranasda Sumba Timur, Rambu Eti Anakudu, Jumat (6/2/2026).
Hal itu disampaikannya kepada POS-KUPANG.COM saat ditemui di “minimarket” NTT Mart di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Kamalaputi, Kota Waingapu. Lokasinya tidak jauh dari Kantor Dinas PUPR.
Baca juga: Pemda Sumba Timur dan BTN Matalawa: Tidak Boleh Ada Penambangan di Luar dan di Taman Nasional
Ia mengatakan, hingga saat ini sudah ada sejumlah produk UMKM dari mama-mama pengrajin yang mulai ada penyetokan ulang.
“Hari ini sudah ada beberapa restock. Seperti ini (sambil ia menunjukkan tas anyaman yang baru diantar). Barangnya laku kita minta pembuat dan pemilik produk untuk bawa lagi,” ujarnya.
Rambu Eti menyebutkan, produk yang paling sering dibeli adalah makanan ringan, tas, topi, selendang, sarung dan suvenir.
Seluruh produk tersebut merupakan hasil karya pengrajin di Sumba Timur dengan ciri khas tenunan daerah.
Pembeli di situ, lanjut dia, berasal dari berbagai kalangan.
Selain masyarakat umum, banyak juga pembeli dari kalangan ASN pemda, karyawan BUMN dan BUMD dan dari perbankan.
“Bervariasi. Masyarakat umum, ada ASN, pegawai BUMN-BUMD, karyawan bank dan juga dari kejaksaan. Tamu asing juga ada,” sebutnya.
Butuh Promosi
Sementara itu, Folderina Marumata, salah satu tim promosi Dekranasda Sumba Timur mengatakan, meskipun terjadi peningkatan pembeli, NTT Mart masih membutuhkan promosi yang lebih masif.
Menurutnya, promosi penting agar “minimarket” yang menjual berbagai produk khas masyarakat Sumba Timur ini semakin dikenal dan mendatangkan lebih banyak pengunjung.
“Kita masih terkendala promosi. Tetapi kita masif promosi melalui media kita masing-masing,” ungkapnya.
Selain itu, kata dia, untuk meningkatkan pembeli diperlukan juga imbauan dari pemda kepada seluruh perangkat daerah agar kebutuhan barang dalam acara di kantor dibeli di NTT Mart.
“Perlu imbauan dari pemda untuk acara kantor barang beli dari sini. Tamu-tamu dari luar diarahkan ke sini. Kalau butuh kain untuk pengalungan di sini ada,” ujarnya.
NTT Mart Itu Apa?
Sebelumnya, Rambu Eti Anakudu mengatakan bahwa NTT Mart merupakan salah satu wujud program dari Gubernur Melki Laka Lena dan Wakil Gubernur Johni Asadoma.
Program ini kata dia, bertujuan menampung seluruh produk IKM dan UMKM.
Produk yang masuk ke NTT Mart, akan didata terlebih dahulu, katanya. Pendataan ini dilakukan untuk memastikan produk, terutama makanan dan minuman itu aman untuk dikonsumsi serta memiliki izin edar.
Secara umum, lanjutnya, data UMKM yang masuk di situ juga telah melalui pembinaan oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian.
“Ini memang wadah untuk menampung produk-produk kerajinan dari Sumba Timur,” katanya saat diwawancarai POS-KUPANG.COM. (dim)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/NTTMart-Sumtim.jpg)