Selasa, 28 April 2026

Manggarai Barat Terkini

Keracunan MBG, Sekda Hans Sodo Minta Publik Menunggu Informasi Jelas dari BGN dan Dinkes

Ia menuturkan pihan Badan Gizi Nasional dan Dinas Kesehatan sedang bekerja mencari kebenaran penyebab utamanya.

Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/HO
KERACUNAN - Sejumlah pelajar di SMP Negeri 2 Kuwus diduga keracunan MBG sedang dalam proses penanganan pihak medis di Puskesmas Golo Welu, Kecamatan Kuwus, Manggarai Barat 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Chrisantus Gonsales 

POS-KUPANG.COM, LABUAN BAJO - Ketua Satgas program Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Manggarai Barat sekaligus Sekretaris Daerah Manggarai Barat, Fransiskus Sodo atau yang dikenal Hans Sodo meminta publik menunggu informasi yang jelas atas kejadian dugaan keracunan MBG yang dialami para pelajar di SMP Negeri 2 Kuwus, Manggarai Barat.

Hal itu disampaikan Fransiskus Sodo sampaikan saat dikonfirmasi Kamis (29/1/2026) malam.

Ia menuturkan pihan Badan Gizi Nasional dan Dinas Kesehatan sedang bekerja mencari kebenaran penyebab utamanya.

"Tim dari BGN dan Dinkes sekarang sedang bekerja di lapangan, untuk memastikan penyebab utamanya... tunggu ya karena mereka sedang bekerja," kata Sekda Hans.

Baca juga: Diduga Keracunan MBG, Puluhan Siswa di Kuwus Dilarikan ke Puskesmas Golo Welu Manggarai Barat 

Namun, calon Sekretaris Daerah Provinsi NTT itu belum memberikan jawaban SPPG mana yang melayani SMP Negeri 2 Kuwus, sekaligus siapa mitra MBGnya.

Sebelumnya diberitakan TribunFlores.com, para pelajar SMP Negeri 2 Kuwus Kabupaten Manggarai Barat dilarikan ke Puskesmas Golo Welu, Kecamatan Kuwus. Diduga kuat para pelajar tersebut mengalami keracunan setelah mengkonsumsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG), Kamis (29/1/2026).

Para pelajar terlihat berbaring, dipasang infus, ada yang duduk dengan muka pucat. Terlihat beberapa tenaga medis juga terus memberikan pertolongan.

Kepala Desa Pangga, Patrisius Suwandi mengatakan puluhan siswa tersebut diduga keracunan Makanan Bergizi Gratis (MBG). 

"Betul ada skitar 30 lebih siswa SMP 2 yang ke puskesmas, diduga keracunan MBG yang dikomsumi kemarin," katanya.

Menurutnya, bukan hanya siswa SMPN 2 Kuwus, siswa SD dan SMA di Kecamatan Kuwus juga diduga alami keracunan MBG dan dirawat di Puskesmas dan Pustu. 

"Siswa SD juga banyak, ada juga anak SMA. Tapi sebagiannya dirawat di Pustu saja" ujarnya. 

Menurutnya, puluhan siswa tersebut alami gejala mual, diare, sakit perut, lemas dan pusing. 

"Kami belum bisa pastikan juga apakah keracunan atau tidak. Dugaannya setelah makan MBG kemarin, karena banyak siswa alami gejala yang sama, mereka yang alami gejala dapat MBG dari satu Dapur MBG" ujarnya.

Diketahui, dapur MBG yang melayani para pelajar untuk sekolah tersebut adalah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kuwus.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved