Jumat, 24 April 2026

Rote Ndao Terkini

Wabup Rote Ndao Tinjau Lokasi Banjir di Desa Matasio

Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi rumah warga serta infrastruktur yang terdampak banjir

Penulis: Mario Giovani Teti | Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM
Wakil Bupati Rote Ndao, Apremoi Dethan saat melihat langsung lokasi terdampak banjir di Desa Matasio, Rote Timur, Rabu (14/1/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Wakil Bupati Rote Ndao Apremoi Dudelusy Dethan bersama Plt Kadis PUPR mengunjungi lokasi banjir di Desa Matasio
  • Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi rumah warga serta infrastruktur
  • Banjir telah merendam permukiman warga di beberapa dusun dan menyebabkan kerusakan pada sejumlah fasilitas publik

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Mario Giovani Teti 

POS-KUPANG.COM, BA'A - Wakil Bupati Rote Ndao, Apremoi Dudelusy Dethan meninjau langsung lokasi bencana banjir di Desa Matasio, Kecamatan Rote Timur.

Hadir mendampingi Wabup Apremoi, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Sonny Saban serta Penjabat Kepala Desa Matasio, Yeny E Kekado, Rabu (14/1/2026).

Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi rumah warga serta infrastruktur yang terdampak banjir akibat hujan lebat yang mengguyur wilayah tersebut sejak Selasa hingga Rabu, 13-14 Januari 2026.

Penjabat Kepala Desa Matasio, Yeny Kekado dalam laporannya menyampaikan banjir telah merendam permukiman warga di beberapa dusun dan menyebabkan kerusakan pada sejumlah fasilitas publik yang vital bagi aktivitas masyarakat.

Pemerintah Desa Matasio mencatat sebanyak 44 warga terdampak banjir, dengan kerugian berupa harta benda serta stok bahan pangan yang hanyut maupun terendam air.

Baca juga: Polres Rote Ndao Maksimalkan Pengamanan Objek Vital di Bandara DC Saudale

Sementara itu, Wakil Bupati Apremoi Dudelusy Dethan mengungkapkan, selain meninjau permukiman warga, mereka juga melihat langsung sejumlah titik kerusakan infrastruktur, antara lain jalan raya, tanggul serta saluran irigasi yang mengalami kerusakan dan patah akibat derasnya aliran air.

Sebagai tindak lanjut, tambahnya, pemerintah desa telah menyampaikan laporan resmi kepada kepala daerah dengan tembusan kepada organisasi perangkat daerah terkait, termasuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Sosial, guna mempercepat penanganan pascabencana secara terpadu. (rio)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved