Kamis, 11 Juni 2026

Belu Terkini 

Kinerja BNNK Belu Tahun 2025 Terus Perkuat P4GN di Perbatasan RI-RDTL

Menurut Mateus Cono, dinamika ancaman narkotika yang semakin kompleks menuntut kerja bersama lintas sektor. 

Tayang:
Penulis: Agustinus Tanggur | Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/AGUS TANGGUR
CAPAIAN KINERJA - Kepala BNNK Belu, Komisaris Polisi Mateus Cono, SH, MH, bersama plpejabat dan staf usai memberikan keterangan persnya terkait capaian kinerja tahun 2025 yang berlangsung di Aula Kantor BNNK Belu, Senin (29/12/2025). 

Ringkasan Berita:
  • Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Belu terus berkomitmen dalam upaya Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN)
  • Kepala BNNK Belu, Komisaris Polisi Mateus Cono mengatakan,  sepanjang tahun 2025 BNNK Belu melakukan berbagai langkah strategis untuk memutus rantai peredaran gelap narkotika di wilayah perbatasan

 

 Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Agustinus Tanggur 

POS-KUPANG.COM, ATAMBUA - Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Belu terus berkomitmen dalam upaya Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) serta penguatan layanan rehabilitasi bagi masyarakat di wilayah perbatasan dengan Negara Timor Leste.

Kepala BNNK Belu, Komisaris Polisi Mateus Cono, SH, MH, dalam keterangan persnya yang berlangsung di Aula Kantor BNNK Belu, Senin (29/12/2025), menyampaikan sepanjang tahun 2025 BNNK Belu terus melakukan berbagai langkah strategis untuk memutus rantai peredaran gelap narkotika di wilayah perbatasan. 

Upaya tersebut dilakukan melalui pengawasan dan deteksi dini, pemberdayaan serta penguatan ketahanan masyarakat, mitigasi dan sinergi kelembagaan, penguatan fungsi intelijen, serta program pencegahan berbasis masyarakat dan pendidikan.

Menurut Mateus Cono, dinamika ancaman narkotika yang semakin kompleks menuntut kerja bersama lintas sektor.

“Pada tahun 2026 mendatang BNNK Belu terus berkomitmen dalam pencegahan dan pemberantasan narkoba. Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci penting agar upaya P4GN dapat berjalan efektif dan berkelanjutan,” ujarnya.

Baca juga: Cegah Peredaran Narkoba, BNNK Belu Salurkan 1.000 Ayam Broiler bagi Warga Perbatasan


Sementara itu, Penyuluh Narkoba Ahli Muda BNNK Belu, Dominikus Bria memaparkan sejumlah capaian kinerja bidang pencegahan dan pemberdayaan masyarakat selama tahun 2025. 

Ia menjelaskan, pada sasaran peningkatan pemulihan kawasan rawan narkoba, khususnya di Desa Silawan perbatasan RI–RDTL, indeks bahaya berhasil ditekan dari 1,40 menjadi 1,88, sehingga status wilayah meningkat menjadi kategori waspada.

Pada sasaran peningkatan daya tangkal anak dan remaja terhadap narkoba, Domi menyebut indeks ketahanan diri remaja di Kabupaten Belu mencapai 56,49 atau berada pada kategori sangat tinggi, melampaui target nasional 53,51. 

Sementara itu, pada indikator ketahanan keluarga terhadap paparan narkoba, capaian indeks 76,70 dinilai memberikan kontribusi positif melalui berbagai program ketahanan keluarga yang dijalankan.

Domi menambahkan, BNNK Belu juga melaksanakan sejumlah kegiatan strategis, antara lain pembentukan Desa Bersinar di Desa Kenebibi, Kecamatan Kakuluk Mesak, serta pembentukan 50 relawan anti narkoba desa yang dibekali materi pencegahan, hukum, rehabilitasi, komunikasi, dan isu P4GN. Program tersebut mendapat dukungan Dana Desa untuk kegiatan P4GN.

Selain itu, terbentuk pula pendidik remaja teman sebaya anti narkoba di SMPN 1 Tasifeto Barat. Dari target awal 10 orang, jumlah remaja yang terlibat berkembang hingga 300 remaja. Program ketahanan keluarga anti narkoba juga dilaksanakan di Desa Kenebibi dengan sasaran 20 kepala keluarga atau 40 orang, terdiri dari orang tua dan anak.

"Dalam rangka pemberdayaan alternatif, BNNK Belu menyalurkan bantuan 1.000 ekor ayam broiler beserta pakan dan perlengkapannya kepada 20 kelompok masyarakat di Desa Silawan. Program ini bertujuan meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat agar terhindar dari penyalahgunaan narkoba," tuturnya.

Selain itu, diseminasi informasi P4GN terus dilakukan dengan sasaran lingkungan pendidikan, kelompok masyarakat, instansi pemerintah, dan dunia usaha.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved