Sumba Barat Daya Terkini
Menata Alun-alun, Memancarkan Wajah Kota Tambolaka
Waktu masih panjang, bupati dan wakil bupati memiliki ruang cukup untuk memenuhi harapan masyarakat.
Penulis: Petrus Piter | Editor: Oby Lewanmeru
Bentuk perhatian itu diantaranya menata alun-alun Kota Tambolaka, Sumba Barat Daya yang berada dijantung Kota Tambolaka, persis di depan rumah jabatan Bupati Sumba Barat Daya sebagai pusat olahraga, hiburan dan rekreasi keluarga, orang muda dan orang tua setelah sepekan menjalani rutinitas kerja. Selain itu membangun pusat kuliner di eks pasar lama Radamata dan mengoptimalkan fungsi gedung PLUT di Radamata, Sumba Barat Daya dan lainnya.
Menurut Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonnu Wulla, S.T, pemerintah terus menata alun-alun Kota Tambolaka sebaga cerminan wajah Kota Tambolaka, Sumba Barat Daya.
Komitmen itu dengan menggelontorkan anggaran pembangunan dan penataan alun-alun Kota Tambolaka, Sumba Barat Daya pada tahun anggaran 2025 sebesar Rp 3 miliar lebih.
Anggaran sebesar itu diperuntukan membangun beberapa fasilitas olahraga seperti lapangan bola volley, track jogging, lapangan parkir dan lain-lain.
Selain itu, pembangunan 14 patung kuda, drainase dan lain-lain. Sebelumnya pada tahun anggaran 2023 pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar 4 miliar dan tahun 2022 sebesar Rp 3 miliar lebih dari total anggaran penataan alun-alun Kota Tambolaka sebesar Rp 11 miliar.
Tidak hanya itu, pemerintah juga akan menyediahkan Wi-Fi gratis bagi masyarakat Sumba Barat Daya serta fasilitas pendukung lainnya.
Kini, alun-alun Kota Tambolaka, Sumba Barat Daya, nampak rapih, indah dan memancarkan cahaya eksotik setiap mata memandangnya.
Lampu-lampu hias terus menyinarkan terangnya di malam hari, menambah pengunjung semakin nyaman dan betah bersantaria di alun-alun Kota Tambolaka, Sumba Barat Daya. Setiap sore hingga malam hari, orang tua bersama keluarga, orang muda dan anak-anak datang ke alun-alun Kota Tambolaka hanya sekedar nongkrong bersama, berfoto dan duduk santai menghabiskan waktu bersama keluarga, sahabat dan teman-temanya.
Di sana juga hadir pedagang kaki lima dengan sajian beragama makanan menggugah selera pengunjung. Tak ayal semalam, seorang pedagang kaki lima bisa meraup keuntungan lumayan besar.
Itulah cerminan wajah sebuah kota, perlahan-lahan nampak dengan suguhan kekhasan daerah dari pancaran sinar remang-remang lampu alun-alun Kota Tambolaka, Sumba Barat Daya tercinta.***
Bangun Pusat Kuliner Sumba Barat Daya
Pemerintah Sumba Barat Daya sedang membangun pusat kuliner di eks pasar Radamata di Desa Radamata, Kecamatan Kota Tambolaka, Sumba Barat Daya. Pembangunan itu agar semua pedagang kaki yang berjualan di alun-alun Kota Tambolaka berpindah berjualan di pusat kuliner di eks pasar Radamata.
Penjual kue, beragam makanan lokal dan lainya akan dipindahkan semuanya agar terpusat berjualan di pusat kuliner di eks pasar Radamata Sumba Barat Daya.
Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonnu Wulla, S.T, mengatakan pemerintah akan segera memindahkan seluruh pedagang kaki lima yang saat ini berjualan di alun-alun kota Tamboka ke lokasi pusat kuliner Sumba Barat Daya di eks pasar Radamata.
Semua pedagang akan disatukan berjualan di lokasi pusat kuliner Sumba Barat Daya.
Hal itu untuk menjaga alun-alun Kota Tambolaka, Sumba Barat Daya tetap rapih, bersih dan indah . sebagai wajah Sumba Barat Daya, pemerintah terus menata agar alun-alun Kota Tambolaka semakin menarik dan menjadi salah satu pusat kunjungan wisatawan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Alun-alun-Kota-Tambolaka-SBD.jpg)