TTS Terkini
Memasuki Masa Advent 2025, Romo Vikep TTS Lantik DPK St. Vinsentius Nonohonis
Dewan Pastoral Kuasi diharapkan menjadi wadas aspirasi dan memastikan partisipasi umat dalam hidup menggereja.
Ringkasan Berita:
- Gereja Katolik diseluruh dunia saat ini memasuki masa advent atau masa persiapan menanti kelahiran sang juru selamat
- Pada momen ini dilakukan pelantikan badan pengurus Dewan Pastoral Kuasi (DPK) St. Vinsensius Nonohonis, Kevikepan Timor Tengah Selatan
- Pelantikan ini berlangsung dalam perayaan Ekaristi pada Minggu (30/11/2025) di Gereja Kuasi St. Vinsensius Nonohonis
Laporan reporter POS-KUPANG.COM, Maria Vianey Gunu Gokok
POS-KUPANG.COM, SOE - Gereja Katolik diseluruh dunia kini memasuki masa advent, atau masa persiapan menanti kelahiran sang juru selamat.
Momen ini juga, terjadi pelantikan badan pengurus Dewan Pastoral Kuasi (DPK) St. Vinsensius Nonohonis, Kevikepan Timor Tengah Selatan, Keuskupan Agung Kupang.
Pelantikan ini berlangsung dalam perayaan Ekaristi pada Minggu (30/11/2025) di Gereja Kuasi St. Vinsensius Nonohonis.
Pastor Paroki St. Maria Materdorosa, sekaligus Romo Vikep TTS, Romo Aloysius Lake, PR, resmi melantik badan pastoral kuasi St. Vinsensius Nonohonis, termasuk didalamnya ketua wilayah dan ketua KUB.
Perayaan Ekaristi dimulai pukul 08.00 wita ini, di ikuti oleh seluruh umat Kuasi. Para terlantik menempati kursi depan sebelah kanan dengan mengenakan baju berwarna putih dan tenun sebagai bawahan.
Baca juga: Wujud Pengabdian IMIPAS untuk Negeri, Rutan Kelas IIB SoE Perbaiki Halte Tetus Nifu Huki TTS
Pastor Vikep TTS, Romo Aloysius Lake Pr., dalam homilinya, ia menyampaikan hari ini bertepatan dengan pembukaan masa adven, sekaligus pesta St. Andreas Rasul.
"Dalam liturgi, kita diajak untuk berjaga-jaga. Teladan St. Andreas juga mengajarkan kepada kita kesediaan untuk melayani. Sehingga hari ini kita diminta untuk melayani dan menanti," jelasnya.
Romo Aloysius mengatakan kepada para pengurus DPK St. Vinsensius Nonohonis, bahwa mereka dipilih untuk melayani dan diutus untuk mengasihi. Sehingga dalam tugas, mereka harus menjadi pendengar.
"Menjadi anggota DPK, Ketua Wilayah dan Ketua KUB adalah orang yang dipilih dengan hati yang mau mendengarkan, mau melayani bukan melayani, karena Yesus mengajarkan kepada kita bahwa pemimpin dalam gereja adalah seroang pelayan bukan penguasa," jelasnya.
Ia menjabarkan tugas perutusan yang akan diemban para pengurus di awal tahun 2026-2028, yaitu empat hal pastoral yang harus dihidupkan dalam pelayanan DPK.
"Pengurus yang akan dilantik hari ini, di panggil untuk beberapa hal, yaitu mendengar suara Tuhan, membangun kebersamaan dengan umat, membangun kuasi Paroki secara bersama-sama, dan memastikan pelayanan gereja hidup untuk sesama, " ungkap Romo Aloysius.
Ia menegaskan sejatinya pelantikan ini tidak sebatas seremonial, melainkan suatu perutusan bahwa setiap pengurus yang dilantik, telah dan akan menjadu tanda kasih Tuhan di tengah umat.
"Pesan untuk semua umat kuasi, bahwa seluruh umat harus menjadi pendukung dan rekan kerja bagi gereja dan para pengurus yangdilantik hari ini. Jika tidak ada dukungan dari umat, maka sia-sialah pelantikan dilakukan hari ini, " jelasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Pelantikan-DPK-St-Nonohonis.jpg)