Selasa, 2 Juni 2026

Malaka Terkini

Program Pengolahan Lahan Gratis Mulai Berjalan di Bone Tasea Kabupaten Malaka

Kedatangan satu unit traktor bantuan Pemerintah Daerah menandai dimulainya layanan pengolahan lahan bagi masyarakat setempat di Bone Tasea

Tayang:
Editor: Yeni Rahmawati
POS-KUPANG.COM//KRISTOFORUS BOTA
BALIK LAHAN - Satu unit traktor mulai melaksanaan program balik lahan gratis di Desa Bone Tasea, Kecamatan Weliman, Kabupaten Malaka, Selasa (25/11/2025). 
Ringkasan Berita:

 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Kristoforus Bota

POS-KUPANG.COM, BETUN - Pelaksanaan program balik lahan gratis mulai berjalan di Desa Bone Tasea, Kecamatan Weliman, Kabupaten Malaka, Selasa (25/11/2025).

Kedatangan satu unit traktor bantuan Pemerintah Daerah menandai dimulainya layanan pengolahan lahan bagi masyarakat setempat.

Penjabat Desa Bone Tasea, Dominika Seuk Nahak menjelaskan bahwa program tersebut merupakan bagian dari prioritas pembangunan pertanian yang dicanangkan Bupati Malaka, dr. Stefanus Bria Seran (SBS) dan Wakil Bupati Malaka, Hendri Melki Simu (HMS), dalam rangka meningkatkan produktivitas petani di daerah tersebut.

“Kami menyampaikan apresiasi kepada Bupati dan Wakil Bupati Malaka, SBS–HMS. Traktor sudah tiba dan langsung digunakan untuk mengolah lahan pertanian masyarakat. Ini merupakan program yang sangat ditunggu warga,” ujar Dominika.

Ia menambahkan, masyarakat memberikan respons positif karena program itu membantu petani yang selama ini mengalami keterbatasan alat dan biaya dalam membuka lahan baru. 

Menurutnya, banyak keluarga petani kecil yang sebelumnya menunda pengolahan lahan karena tidak mampu membayar jasa alat pertanian.

“Bantuan ini memberikan kemudahan bagi warga. Sebagian besar masyarakat mengalami kesulitan biaya untuk membuka lahan. Dengan adanya program balik lahan gratis, beban tersebut dapat teratasi dan masyarakat dapat memulai musim tanam dengan lebih cepat,” jelasnya.

Baca juga: 6 Desa di TTU dan Malaka Siap Sambut Listrik PLN

Di lokasi pengolahan lahan, sejumlah warga terlihat memonitor proses pengolahan lahan yang mulai dilakukan traktor. Beberapa petani tampak berdiskusi mengenai pola tanam yang akan diterapkan setelah lahan selesai diolah. Aktivitas itu menunjukkan kesiapan masyarakat dalam menyambut musim tanam mendatang.

Dominika menegaskan bahwa pemerintah desa akan memastikan proses pengolahan lahan berjalan sesuai jadwal, sehingga seluruh warga yang membutuhkan bisa mendapatkan layanan secara merata. 

“Kami akan mengatur pembagian jadwal agar semua petani memperoleh kesempatan yang sama. Program ini diperuntukkan bagi seluruh masyarakat tanpa pengecualian,” katanya.

Program balik lahan gratis itu pun diharapkan dapat memberikan dampak langsung bagi peningkatan hasil pertanian masyarakat.

Dengan tersedianya fasilitas pengolahan lahan yang memadai, pemerintah desa optimis bahwa produktivitas pertanian di Bone Tasea dapat meningkat pada tahun mendatang. (ito)

Ikuti Berita POS-KUPANG,COM di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved