Rote Ndao Terkini
Pemuda Katolik Komcab Rote Ndao Mantapkan Program Kerja Periode 2025-2028
Ia juga menambahkan, jika program kerja ini dijalankan dengan baik, maka akan menjadi warisan berharga bagi kepengurusan di masa mendatang.
Penulis: Mario Giovani Teti | Editor: Oby Lewanmeru
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Mario Giovani Teti
POS-KUPANG.COM, BA'A - Pengurus Pemuda Katolik Komisariat Cabang (Komcab) Rote Ndao memantapkan program kerja untuk masa bakti 2025-2028.
Rapat pemaparan program kerja ini dilaksanakan di Aula Kantor Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Rote Ndao, Jumat (29/8/2025) petang.
Turut hadir dalam kesempatan itu, Dewan Penasehat Pemuda Katolik Komcab Rote Ndao, Pius Mali serta Dewan Pembina, Lodovikus Demung Moa dan Yulius Kismono.
Ketua Pemuda Katolik Komcab Rote Ndao, Ida Farida Jemida mengemukakan
rapat ini menjadi forum strategis untuk menyusun arah dan kebijakan organisasi selama tiga tahun ke depan.
Baca juga: Ida Farida Jemida Nahkodai Pemuda Katolik Komcab Rote Ndao
Selain itu, pertemuan ini juga merupakan momentum penting untuk memperkuat visi organisasi di tingkat cabang.
"Kita berdiskusi, sepakat dan memotivasi anggota untuk menetapkan program kerja yang mendukung visi organisasi serta memastikan program tersebut memberikan dampak positif bagi gereja, masyarakat dan daerah," ungkap Ida.
Di tempat yang sama, Dewan Penasehat Pemuda Katolik Komcab Rote Ndao, Pius Mali menekankan pentingnya peran aktif kader di tengah masyarakat, terutama dalam memelihara kerukunan dan harmonisasi.
"Kita harus eksis dengan semangat yang luar biasa. Kita memang harus berani ambil langkah kecil untuk tujuan besar. Yang terpenting bukan jumlah, tetapi kualitas diskusi dan program yang langsung menyentuh umat dan masyarakat," kata Pius.
Ia juga menambahkan, jika program kerja ini dijalankan dengan baik, maka akan menjadi warisan berharga bagi kepengurusan di masa mendatang.
Pius menuturkan Pemuda Katolik adalah wadah pembentukan kader yang siap pakai untuk Pro Ecclesia Et Patria (demi gereja dan tanah air).
Karena itu, kata dia, setiap kader memiliki tanggung jawab untuk berkontribusi nyata, baik bagi gereja maupun pembangunan daerah.
"Ini bukan hanya soal eksistensi organisasi, tetapi bagaimana kita bisa menjadi bagian dan solusi dalam memajukan daerah kita," tutupnya. (rio)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.