NTT Terkini
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Minta SPPG Aktif Diskusi untuk Pembinaan IPAL
Dengan perbaikan maka, penerima program makan bergizi gratis atau MBG bisa menikmati makan yang berkualitas dan tidak terkontaminasi bakteri.
Penulis: Irfan Hoi | Editor: Oby Lewanmeru
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT Ruth D Laiskodat meminta Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) aktif berdiskusi dengan instansi kesehatan agar dibantu dalam pembinaan pada Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).
Selama ini menurut dia, Dinas Kesehatan di Kabupaten/Kota terus melakukan pengawasan. Dinkes di tingkat Provinsi hanya melakukan koordinasi. Ia mengaku, banyak SDM Dinkes yang cukup membantu pengawasan.
"Dari peralatan, bahan makanan, sarana prasarana termasuk IPAL. Jadi SPPG aktif koordinasi supaya ada pembinaan. Jangan sampai ada kesalahan jadi hal," ujarnya, Kamis (4/6/2026) di kantor DPRD NTT.
Ruth Laiskodat mengatakan, idealnya suatu SPPG merancang IPAL dengan menghindari genangan dan buangan air limbah harus berjarak lebih dari beberapa meter, dari dapur. Hal itu agar menghindari bakteri dan vektor nyamuk.
"Buangannya itu harus jauh. Dengan teman-teman kesehatan Kabupaten/Kota itu ada skemanya. Kalau teman-teman SPPG aktif diskusi dengan mereka, mereka bisa kasih solusi. Kita sama-sama preventif, jangan sampai mengalami masalah," ujarnya.
Dia berkata, kekeliruan yang sudah ada mesti diperbaiki dan bukan berarti dilakukan penyetopan SPPG.
Dengan perbaikan maka, penerima program makan bergizi gratis atau MBG bisa menikmati makan yang berkualitas dan tidak terkontaminasi bakteri.
Sejauh ini, kata dia, Dinas Kesehatan Provinsi NTT tidak menerima laporan ihwal persoalan IPAL. Untuk menjaga itu, Ruth Laiskodat mengajak SPPG tidak takut untuk menggandeng Dinkes setempat untuk membantu pengawasan.
"Jangan takut tentang diperiksa, karena akan diberikan solusi perbaikan," katanya.
Dalam data per 30 Mei 2026, SPPG di NTT berjumlah 285 titik dengan Kota Kupang paling banyak dapur yakni 43 titik disusul Kabupaten Kupang 28 titik. Kabupaten Sumba Tengah hanya memiliki 1 SPPG.
Dari total itu, terdapat 13.470 relawan dan 690.740 penerima manfaat dari program unggulan Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka itu. Sebaran penerima manfaat berada di 22 Kabupaten/Kota di NTT. (fan)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Kadis-Kesehatan-NTT-Ruth-Laiskodat.jpg)