Dua Wisatawan Tewas di Cunca Wulang
LIPSUS: Rusaknya Jembatan Gantung di Cunca Wulang, Polisi Bidik Unsur Kelalaian
warga dan aparat desa telah mengeluhkan masalah rusaknya jembatan gantung tersebut kepada Pemkab Manggarai Barat melalui Dinas Pariwisata
Ringkasan Berita:
- Feliks Janggu, tokoh Pemuda di Desa Cunca Wulang, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat menegaskan, warga dan aparat desa telah mengeluhkan masalah rusaknya jembatan gantung tersebut kepada Pemkab Manggarai Barat melalui Dinas Pariwisata, Ekonomi, Kreatif dan Kebudayaan.
- “Kami sudah menyampaikan keluhan terkait kerusakan jembatan tersebut. Namun hingga kini belum ada perbaikkan sampai dua WNA Austria meninggal dunia karena jatuh dari jembatan kayu yang sudah lapuk itu,” ujar Feliks.
POS-KUPANG.COM, LABUAN BAJO - Feliks Janggu, tokoh Pemuda di Desa Cunca Wulang, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat menegaskan, warga dan aparat desa telah mengeluhkan masalah rusaknya jembatan gantung tersebut kepada Pemkab Manggarai Barat melalui Dinas Pariwisata, Ekonomi, Kreatif dan Kebudayaan.
“Kami sudah menyampaikan keluhan terkait kerusakan jembatan tersebut. Namun hingga kini belum ada perbaikkan sampai dua WNA Austria meninggal dunia karena jatuh dari jembatan kayu yang sudah lapuk itu,” ujar Feliks kepada Pos Kupang, Senin (25/5).
Seperti diberikan Pos Kupang, Senin (25/5), dua wisatawan mancanegara asal Austria tewas setelah titian dari jembatan gantung di objek wisata alam Cunca Wulang, Kabupaten Manggarai Barat roboh.
Kedua wisatawan tersebut adalah Jurgen Perjul (54) dan Astrid Perjul (56). Keduanya jatuh saat melintas jembatan yang tingginya diperkirakan 10 meter itu. Tiba-tiba penyangga bagian bawah jembatan patah sehingga keduanya jatuh ke dasar sungai yang dipenuhi bebatuan cadas.
Menurut Feliks, pengelolaan fasilitas di Cunca Wulang tidak ditangani pihak desa. Desa hanya mengurus dan mengelola kebersihan menuju tempat wisata. Sedangkan fasilitasnya berada di bawah Pemkab Manggarai Barat.
Ia berharap secepatnya pemerintah melakukan perbaikan fasilitas yang rusak di tempat wisata Cunca Wulang demi keselamatan dan kenyamanan wisatawan yang berkunjung.
"Kejadian ini harus disikapi dengan cepat. Pemerintah harus segera melakukan evaluasi dan penanganan pasca kejadian. Dengan demikian ke depan wisatawan bisa nyaman ke tempat ini," tegas Feliks.
Dijelaskan, papan di jembatan tersebut sudah beberapa kali diganti tapi balok penyanggah utama di bawahnya belum diganti. Di bagian kiri kanan jembatan itu ada jaring pengaman yang sudah beberapa kali juga diganti, Tapi saat ini kondisi sebagiannya sudah rapuh.
Dengan kondisi jembatan tinggi, ujar Feliks, tidak mungkin bisa diperbaiki masyarakat lokal yang tidak memiliki keahlian apa-apa. Apalagi lokasinya terbilang sangat ekstrim.
"Permintaan saya, Pemda jangan hanya berorientasi ambil keuntungan dengan jumlah kunjungan wisatawan yang begitu tinggi. Perlu memperhatikan standard keamanan dan kenyamanan wisatawan," paparnya.
Tutup Sementara
Pasca meninggalnya dua wisawatan dari Austria yang jatuh dari Jembatan Cunca Wulang, Pemkab Mabar langsung menutup destinasi wisata air terjung tersebut.
Penutupan sementara yang dimulai pada Senin (25/5) itu disampaikan melalui surat yang diterbitkan Dinas Pariwisata, Ekonomi, Kreatif dan Kebudayaan. Penutupan itu dilakukan sampai tanpa batas waktu.
Surat penutupan sementara tersebut diperoleh Pos Kupang dari Feliks Janggu, pemuda Desa Cunca Wulang. Surat tersebut ditandatangani Kadis Pariwisata, Ekonomi, Kreatif dan Kebudayaan Manggarai Barat, Petrus Antonius Rasyid.
Dalam surat tersebut, Rasyid menjelaskan, penutupan sementara itu menyusul adanya dua WNA Austria yang meninggal dunia pada Minggu (24/5) akibat jatuh dari jembatan gantung.
Dua Wisatawan Tewas di Cunca Wulang
Eksklusif
POS-KUPANG.COM
Meaningful
Cunca Wulang
Yulianus Weng
Charles Christian
Christian Kadang
Oyan Kristian
Ana Waha Kolin
Desa Cunca Wulang
| Simak Lirik Lagu Daerah NTT dari Etnis Manggarai Judul Toe Nau'n dari Papu Septiano |
|
|---|
| Maia Estianti Cuek Disindir Ahmad Dhani,Ibu Al Ghazali Singgung Soal Manusia Toksik Mengurasi Energi |
|
|---|
| Sima Sinopsis Meet Yourself, Darama China Kisah Healing Menemukan Diri dan Cinta di Pedesaan |
|
|---|
| Jadwal Tol Laut KM Sabuk Nusantara 49, Reo - Bima - Waikelo Berangkat 28 Mei |
|
|---|
| Pesona Pantai Watu Maladong, Keidahan Lain di Sumba yang Tiada Tara |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Kondisi-jembatan-kayu-di-Cunca-Wulang-Labuan-Bajo.jpg)