Jumat, 5 Juni 2026

Wapres Gibran Kunjungi NTT

Kejar Swasembada, Wapres Gibran Dorong Percepatan Industri Garam Rote Ndao 

Pada kesempatan itu, Gibran juga menyoroti potensi pengembangan sektor perikanan dan rumput laut di Rote Ndao.

Tayang:
Penulis: Mario Giovani Teti | Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/MARIO TETI
TINJAU KAWASAN - Wapres Gibran Rakabuming Raka meninjau lokasi K-SIGN di Kecamatan Rote Timur dan Landu Leko, Jumat (22/5/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mendorong percepatan Industri Garam di Kabupaten Rote Ndao NTT
  • Memastikan pengembangan industri garam nasional berjalan optimal dan mendukung target swasembada pangan pemerintah
  • Gibran juga menyoroti potensi pengembangan sektor perikanan dan rumput laut di Rote Ndao

 


Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Mario Giovani Teti 

POS-KUPANG.COM, BA'A - Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka meninjau Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (K-SIGN) di Kecamatan Rote Timur, Kabupaten Rote Ndao, Jumat (22/5/2026).

Peninjauan ini guna memastikan pengembangan industri garam nasional berjalan optimal dan mendukung target swasembada pangan pemerintah.

Dalam kunjungan tersebut, Wapres Gibran meninjau kolam kristalisasi garam, gudang penyimpanan serta berdialog dengan petani garam dan pemerintah daerah terkait percepatan operasional kawasan industri garam nasional itu.

Dalam kesempatan itu, Gibran menegaskan kebutuhan garam nasional yang mencapai sekitar 5 juta ton per tahun masih belum mampu dipenuhi produksi dalam negeri. 

Baca juga: Wapres Kunjungi Rote Ndao, Gubernur NTT Pastikan Program Pusat Berjalan Maksimal

Karena itu, proyek pengembangan garam di Rote Ndao dinilai strategis untuk mengurangi ketergantungan impor sekaligus memperkuat hilirisasi sektor kelautan.

"Ini kebutuhan garam kita per tahun sekitar 5 juta ton. Kita belum bisa memenuhi itu, makanya proyek di sini sangat penting untuk memenuhi kebutuhan garam dalam negeri. Karena Pak Presiden punya concern untuk swasembada pangan, garam ini salah satunya," pungkas Gibran.

Selain mengejar swasembada, ia meminta kawasan industri garam tersebut segera difungsikan agar mampu membuka lapangan kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir.

"Kita ingin ini segera fungsional. Kita ingin membuka lapangan pekerjaan sebanyak-banyaknya, warga lokal terbantu, kesejahteraannya meningkat dan multiplier effect pembangunan proyek ini benar-benar dirasakan masyarakat," katanya.

Pada kesempatan itu, Gibran juga menyoroti potensi pengembangan sektor perikanan dan rumput laut di Rote Ndao

Ia memastikan pemerintah pusat akan menindaklanjuti usulan pemerintah daerah terkait pembangunan fasilitas penunjang aktivitas nelayan, seperti cold storage, pabrik slurry ice dan SPBU khusus nelayan.

"Tempat-tempat yang produktif untuk perikanannya harus ada ruang pendingin, cold storage, pabrik es dan SPBU khusus nelayan," ujarnya.

Selain sektor ekonomi, Wapres Gibran menerima laporan mengenai kondisi infrastruktur, pendidikan dan layanan kesehatan di Rote Ndao, termasuk kebutuhan revitalisasi puskesmas dan peningkatan fasilitas rumah sakit daerah. 

Ia meminta koordinasi lintas kementerian diperkuat agar kebutuhan masyarakat segera ditindaklanjuti pemerintah pusat.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved