Selasa, 19 Mei 2026

Belu Terkini

PLN dan Pemkab Belu Berkomitmen Hadirkan Terang yang Menggerakkan Ekonomi

Pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan ini menjadi ruang diskusi untuk menyinkronkan kebijakan kelistrikan dengan arah pembangunan

Tayang:
Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/HO
Foto bersama Manager PLN ULP Atambua Daniel Antonius Meok (kiri) dan anggotanya bersama Bupati Belu Willybrodus Lay (tengah) di ruang kerja bupati saat pertemuan. 

POS-KUPANG.COM, ATAMBUA – Listrik bukan sekadar aliran daya, melainkan urat nadi yang menghidupkan mimpi dan menggerakkan roda ekonomi masyarakat.

Menyadari pentingnya hal tersebut, PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Atambua terus memperkokoh sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Belu demi menghadirkan pelayanan kelistrikan yang prima dan andal di wilayah perbatasan.

Komitmen ini ditegaskan kembali dalam kunjungan kerja strategis manajemen PLN ULP Atambua yang diterima langsung oleh Bupati Belu, Willybrodus Lay, di Kantor Bupati Belu pada Rabu (13/05). 

Pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan ini menjadi ruang diskusi untuk menyinkronkan kebijakan kelistrikan dengan arah pembangunan daerah.

Hadir dalam pertemuan tersebut Manager PLN ULP Atambua (MULP), Daniel Antonius Meok, bersama Team Leader Pelayanan Pelanggan, Fauzan Idris. Kehadiran mereka membawa satu misi utama: memastikan setiap derap pembangunan di Kabupaten Belu ditopang oleh pasokan listrik yang tanpa kedip.

Bupati Belu, Willybrodus Lay, memberikan apresiasi mendalam atas langkah proaktif yang ditunjukkan oleh jajaran PLN. Menurutnya, kolaborasi yang kokoh merupakan kunci utama dalam mempercepat pertumbuhan di berbagai sektor krusial.

"Kami sangat mengapresiasi kehadiran rekan-rekan PLN. Listrik adalah fondasi dasar bagi kemajuan pendidikan, kesehatan, hingga geliat ekonomi warga Belu. Kami meyakini, apa pun dinamika kepemimpinan ke depan, sinergitas yang telah mengakar kuat ini akan terus berjalan harmonis demi melayani kebutuhan masyarakat secara maksimal," ungkap Willybrodus.

Baca juga: Edukasi Geothermal Diperkuat, PLN Gandeng Ahli UGM Jelaskan Fenomena Alam di Flores

Menanggapi hal tersebut, Manager PLN ULP Atambua, Daniel Antonius Meok, menegaskan komitmen pelayanan PLN bersifat berkelanjutan dan melampaui sekat-sekat transisi birokrasi.

"Fokus utama kami adalah mendengarkan aspirasi warga dan menindaklanjutinya dengan cepat. Kami siap menjaga keandalan pasokan energi untuk mendukung pertumbuhan seluruh sektor di Belu. Melalui semangat 'PLN Hadir', kami ingin masyarakat merasakan bahwa PLN selalu ada di setiap sendi kehidupan mereka," jelas Daniel.

Secara terpisah, General Manager PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Nusa Tenggara Timur, F. Eko Sulistyono, menekankan bahwa wilayah perbatasan seperti Kabupaten Belu memiliki posisi strategis yang menjadi wajah beranda terdepan Indonesia. Oleh karena itu, PLN menaruh perhatian besar pada kualitas infrastruktur kelistrikan di wilayah ini.

"Bagi kami di PLN, menerangi Belu bukan sekadar tugas operasional, melainkan sebuah amanah kebangsaan untuk memajukan beranda terdepan negeri. Kami berkomitmen penuh mendukung program Pemerintah Kabupaten Belu melalui penyediaan energi hijau dan andal. Sinergi yang humanis dan terbuka ini adalah energi utama kami untuk terus bertransformasi, memastikan tidak ada satu pun warga di pelosok Belu yang tertinggal dari terang kemajuan," tegas  Eko.

Kunjungan kerja ini diakhiri dengan kesepakatan bersama untuk membuka jalur komunikasi intensif dan berkala. Langkah ini diambil guna memantau perkembangan infrastruktur kelistrikan serta memastikan setiap potensi kendala di lapangan dapat diselesaikan secara cepat dan humanis demi kesejahteraan masyarakat tanah Belu. (*)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM lain di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved