Sabtu, 30 Mei 2026

Belu Terkini

Kisah Anton, Warga Dirun yang Raup Rezeki dari Jasa Kuda di Fulan Fehan

Anton menawarkan pengalaman berkuda di hamparan savana Fulan Fehan yang menjadi daya tarik wisatawan, terutama untuk berfoto dan membuat video.

Tayang:
Penulis: Agustinus Tanggur | Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/Agustinus Tanggur
Anton, warga Desa Dirun, Kecamatan Lamaknen, Kabupaten Belu, memanfaatkan peluang dengan menyediakan jasa kuda tunggang bagi para pengunjung. (28/5/2026). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Agustinus Tanggur

POS-KUPANG.COM, ATAMBUA - Di tengah geliat kunjungan wisata ke Padang Fulan Fehan, Anton, warga Desa Dirun, Kecamatan Lamaknen, Kabupaten Belu, memanfaatkan peluang dengan menyediakan jasa kuda tunggang bagi para pengunjung.

Dengan dua ekor kuda miliknya, Anton menawarkan pengalaman berkuda di hamparan savana Fulan Fehan yang menjadi daya tarik wisatawan, terutama untuk berfoto dan membuat video.

Anton menjelaskan, tarif yang ia tawarkan cukup terjangkau. Pengunjung yang ingin berfoto dengan kudanya dikenakan biaya Rp10 ribu, sementara untuk menunggangi kuda sambil berjalan atau membuat video dikenakan tarif Rp25 ribu.

“Kalau hanya menunggangi dan foto saja Rp10 ribu, kalau jalan dan video Rp25 ribu,” ujarnya, kepada POS-KUPANG.COM, (28/5/2026) kemarin. 

Menurut Anton, jumlah pengunjung yang menggunakan jasanya cukup bervariasi. Pada hari-hari ramai, ia bisa melayani hingga 15 orang atau lebih dalam sehari.

“Hari ini saja, karena ramai, sekitar 15 orang,” katanya.

Baca juga: Kuota Minyak Tanah di Belu 6,1 Juta Liter per Tahun, Pemkab Bakal Cabut Izin Pelanggar Distribusi

Namun, saat kondisi sepi, jumlah pengunjung yang menyewa kuda bisa turun drastis, hanya sekitar 3 hingga 5 orang per hari.

Meski demikian, Anton mengaku tetap bersyukur karena usaha tersebut bisa membantu menambah penghasilan keluarga.

“Iya kita tetap bersyukur, walaupun kadang sepi,” ungkapnya.

Selain dirinya, ada juga satu rekannya di lokasi yang menyediakan jasa serupa, sehingga para pengunjung memiliki pilihan untuk menikmati pengalaman berkuda di kawasan tersebut.

Anton berharap ke depan pemerintah dapat terus memberikan perhatian lebih terhadap masyarakat lokal yang terlibat langsung dalam aktivitas wisata, termasuk dukungan untuk pengembangan usaha kecil seperti yang ia jalani.

Ia juga berharap kunjungan wisatawan ke Fulan Fehan terus meningkat, sehingga masyarakat sekitar bisa merasakan dampak ekonomi secara langsung.

“Harapannya pengunjung semakin banyak, supaya kami juga bisa terus dapat penghasilan dari sini,” tutupnya. (gus)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM lain di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved