Senin, 18 Mei 2026

Kebakaran Panti Asuhan Holly Angel

Suster Marisa Teriak Minta Tolong, Sambil Gendong Bayi Berusia Lima Bulan

Penanggung jawab Panti Asuhan Guardian Holy Angel, Suster Marisa da Costa, CJD, menceritakan detik-detik terjadinya kebakaran panti itu.

Tayang:
POS-KUPANG.COM/HO
TERBAKAR - Kebakaran melanda Panti Asuhan Guardian Holy Angel di Jalan Nanga Jamal, RT 009/RW 004, Kelurahan Naikoten I, Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang, Rabu (13/5), sekitar pukul 14.00 Wita. 

Sementara itu, Lurah Naikoten I, Budi Izaach, mengatakan pemerintah kelurahan akan segera membuat laporan resmi terkait musibah kebakaran tersebut. "Kami dari Pemerintah Kelurahan akan membuat laporan sesuai dengan kondisi yang ada," tambahnya. (uan/fan/rey)

Anak-anak Panti Butuh Perlindungan

Wakil Ketua I DPRD NTT, Fernando Osorio Soares bersama Ketua DPRD Kota Kupang, Richard E. Odja meninjau lokasi kebakaran di Panti Asuhan Guardian Holly Angel, Kelurahan Naikoten I, Kecamatan Kota Raja.

Kebakaran itu menghanguskan bangunan panti asuhan dan sempat menghebohkan warga sekitar. Meski demikian, seluruh penghuni panti berhasil dievakuasi sehingga tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Di lokasi kejadian, Fernando Soares dan Richard Odja bertemu langsung dengan Suster Kepala, Sr. Marissa, CJD, sekaligus berkoordinasi dengan warga Kelurahan Naikoten I yang turut membantu memadamkan api.

Dalam kunjungannya, Fernando Soares juga menyerahkan bantuan tunai kepada pihak panti asuhan sebagai bentuk kepedulian awal terhadap para korban terdampak kebakaran.

Selain itu, Fernando langsung berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi NTT untuk menyiapkan tempat tinggal sementara bagi 19 anak penghuni panti.  Pemerintah Provinsi NTT kemudian menyiapkan lokasi penampungan sementara di Balai Diklat Dinas Sosial Provinsi NTT di Naikoten.

Fernando Soares, Kamis (14/5) mengatakan, penanganan cepat sangat dibutuhkan karena anak-anak panti dan pengelola yayasan membutuhkan perlindungan segera.

"Terlebih lagi kita semua tahu bahwa gedung panti sudah hampir tidak tersisa, tak bisa ditempati sehingga pemerintah harus bergerak cepat untuk memberikan tempat tinggal dan kebutuhan sehari-hari," kata politisi Partai Gerindra itu.

Fernando mengatakan, kehadirannya bersama Richard Odja merupakan bentuk empati kepada para pengurus dan anak-anak panti asuhan. Ia juga bersyukur karena tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut.

"Kami juga hadir untuk memastikan bahwa kebutuhan mereka pasca musibah ini dapat terpenuhi. Terimakasih juga kepada semua warga Kelurahan Naikoten I yang bahu-membahu memadamkan api, sikap saling peduli ini harus kita rawat bersama," kata dia.

Musibah kebakaran tersebut menjadi perhatian banyak pihak karena panti asuhan itu menampung anak-anak yang membutuhkan perlindungan dan perhatian khusus. Pemerintah bersama masyarakat diharapkan dapat bergotong royong membantu pemulihan fasilitas panti agar aktivitas pengasuhan kembali berjalan normal.

Kepala Bidang Penanganan Bencana Dinas Sosial Provinsi NTT, Adrianus memastikan seluruh korban telah dipindahkan ke lokasi yang aman. “Para korban, suster dan anak-anak sudah kami tampung di Balai Diklat Dinas Sosial Provinsi di Naikoten. Terima kasih Pak Wakil,” ujar Adrianus. (fan) 

 

Data Anak Panti

Sumber: Pos Kupang
Halaman 3/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved