Jumat, 15 Mei 2026

Kantor Desa di TTU Terancam Longsor

Kalaksa BPBD TTU Sebut Panjang Longsor di Desa Batnes 40 Meter

Yosep berencana membangun koordinasi dengan Pemkab TTU melalui Dinas PMD untuk mencari solusi atas persoalan ini. 

Tayang:
Penulis: Dionisius Rebon | Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/DIONISIUS REBON
Longsor mengancam bangunan Kantor Desa Batnes, Kecamatan Musi, Kabupaten Timor Tengah Utara, NTT, Kamis, 14 Mei 2026 

Pada tahun 2026 iSehingga, kebetulan di belakang kantor desa ini menjadi darurat, akhirnya saya coba konsultasikan dulu dengan Dinas PMD apakah dana itu bisa dialihkan untuk pembangunan bronjong di belakang kantor desa atau bagaimana," ucapnya.

Baca juga: BREAKING NEWS: Longsor Ancam Kantor Desa Batnes di Kabupaten TTU

Tujuan dilakukan konsultasi ini untuk meminta solusi dari Dinas PMD ihwal pengalihan pembiayaan pembangunan bronjong tersebut tidak menyalahi aturan atau sebaliknya.

Seorang warga Desa Batnes bernama Irenius Falo memberikan kesaksian usai pertama kali melihat langsung kejadian longsor yang mengancam bangunan Kantor Desa Batnes, Kecamatan Musi, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Menurut Irenius, sekira pukul 05.45 WITA, ia keluar dari rumahnya untuk mencari sapi. Pasalnya, sehari sebelumnya, sapi tersebut pada hari sebelumnya tidak ditemukan setelah dilakukan pencarian.

"Kemarin sore itu saya cari sapi tapi tidak lihat sapi makanya tadi pagi pergi cari lagi," ujarnya, Kamis, 14 Mei 2026.

Irenius berniat menyusuri lokasi di belakang kantor desa itu. Lokasi tersebut berada pada kemiringan yang cukup ekstrem.

Ketika tiba di samping kantor desa, Irenius dikagetkan dengan kondisi bronjong penahan yang sudah terdampak longsor puluhan meter. Tanah di bawah bronjong tersebut mengalami longsor dan menyebabkan bronjong terseret puluhan meter 

Setelah melihat kejadian itu, Irenius langsung bergegas melaporkan temuannya kepada Kepala Desa dan Perangkat Desa Batnes serta BPD.

Mereka kemudian berbondong-bondong ke kantor desa untuk melihat langsung kondisi longsor tersebut.

Sebelumnya, bangunan Kantor Desa Batnes, Kecamatan Musi, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terancam longsor. Bangunan tersebut berpotensi ambruk ke dalam jurang apabila tidak dilakukan penanganan cepat dalam waktu dekat.

Longsor tersebut diperkirakan terjadi pada Kamis, 14 Mei 2026 sekira pukul 05. 30 WITA. Tampak bronjong yang sebelumnya dipasang secara swadaya di belakang kantor desa tersebut terseret belasan bahkan puluhan meter.

Sementara beberapa bronjong lainnya tergantung tepat di ujung pondasi kantor desa itu. Bronjong tersebut berpotensi mengalami longsor susulan apabila tidak dilakukan penanganan cepat.

Bangunan kantor desa ini berada tepat di tepi lahan yang miring. Lahan pertanian milik warga berada tepat tepat di bawah kemiringan itu.

Sebelumnya, longsor pernah terjadi di lokasi tersebut hingga mencapai ujung pondasi beberapa tahun silam. Warga dan pemerintah desa melakukan perbaikan secara swadaya di titik tersebut.

Kondisi tanah yang labil serta berada pada lokasi tanah yang miring menyebabkan lokasi ini rentan terjadi longsor jika hujan berkepanjangan mengguyur wilayah itu. (bbr)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS

 

Sumber: Pos Kupang
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved