Jumat, 24 April 2026

Warga Sikka Tewas Terpanggang Api

Lansia di Teka Iku Sikka yang Terbakar Menderita Strok

Peristiwa nahas tersebut terjadi di rumah milik korban yang berdinding bambu (halar) dengan ukuran sekitar 4 x 6 meter. 

Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/HO
Olah TKP kebakaran yang melanda sebuah rumah di RT 013/RW 003, Dusun Sari (Wolomude), Desa Teka Iku, Kecamatan Kangae, Kabupaten Sikka, Kamis (23/4/2026) sekitar pukul 22.00 WITA. 

Ringkasan Berita:
  • Seorang lansia bernama Theresia Sate (95) meninggal dunia secara tragis dalam peristiwa kebakaran yang melanda sebuah rumah di RT 013/RW 003, Dusun Sari (Wolomude), Desa Teka Iku, Kecamatan Kangae, Kabupaten Sikka
  • Peristiwa nahas tersebut terjadi di rumah milik korban yang berdinding bambu (halar) dengan ukuran sekitar 4 x 6 meter
  • Api dengan cepat melahap seluruh bangunan hingga korban tidak sempat menyelamatkan diri

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Albert Aquinaldo 

POS-KUPANG.COM, MAUMERE - Seorang lansia bernama Theresia Sate (95) meninggal dunia secara tragis dalam peristiwa kebakaran yang melanda sebuah rumah di RT 013/RW 003, Dusun Sari (Wolomude), Desa Teka Iku, Kecamatan Kangae, Kabupaten Sikka, Kamis (23/4/2026) sekitar pukul 22.00 WITA.

Peristiwa nahas tersebut terjadi di rumah milik korban yang berdinding bambu (halar) dengan ukuran sekitar 4 x 6 meter. 

Api dengan cepat melahap seluruh bangunan hingga korban tidak sempat menyelamatkan diri.

Berdasarkan keterangan Kapolsek Kewapante, Iptu Chairil Syafar, melalui Bhabinkamtibmas Desa Langir, Bripka Yohanes Rinaldo Luga yang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) awal dan mengumpulkan keterangan saksi pada Jumat (24/4/2026) pagi, korban diketahui telah lama menderita strok.

Menurut keterangan keponakan korban, Etropia Yonas (67) sebelum kejadian, aktivitas berlangsung seperti biasa. 

Korban sempat makan malam bersama keponakan Etropia Yonas dan suami Etropia.

Setelah itu, korban langsung masuk ke kamar untuk beristirahat, sementara Etropia bersama suaminya pergi ke rumah baru mereka yang berjarak sekitar 100 meter dari rumah korban.

Saat hendak tidur, Etropia tiba-tiba mendengar teriakan dari warga lain yang rumahnya berada di seberang jalan. 

Mendengar teriakan “tolong, ada kebakaran,” Ia bersama warga lainnya segera berlari menuju rumah korban.

Namun, setibanya di lokasi, api sudah membesar dan melalap hampir seluruh bagian rumah. 

Warga berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya sekaligus berusaha menyelamatkan korban yang berada di dalam rumah.

Baca juga: BREAKING NEWS: Lansia di Sikka NTT Tewas Terpanggang Api 

Sayangnya, upaya tersebut tidak membuahkan hasil. 

Korban ditemukan telah meninggal dunia dalam kondisi hangus terbakar di dalam rumah.

Warga kemudian terus berusaha memadamkan api secara manual hingga akhirnya kobaran api berhasil dikendalikan dan dipadamkan secara perlahan.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved