NTT Terkini
Gubernur NTT Soroti Melemahnya Peran Keluarga dalam Pembentukan Generasi Muda
Melki pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk kembali menempatkan keluarga sebagai fondasi utama dalam menjaga kualitas generasi.
Penulis: Elisabeth Eklesia Mei | Editor: Oby Lewanmeru
Ringkasan Berita:
- Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menyoroti melemahnya peran keluarga dalam pembentukan generasi muda
- Perubahan pola kehidupan keluarga kini mulai kehilangan fungsi dasarnya sebagai ruang utama pembentukan karakter
- Seluruh elemen masyarakat untuk kembali menempatkan keluarga sebagai fondasi utama dalam menjaga kualitas generasi
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Eklesia Mei
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena menyoroti melemahnya fungsi keluarga yang dinilai berdampak pada pembentukan karakter generasi muda.
“Kalau keluarga kita melemah, maka generasi kita juga terancam. Ini bukan hal kecil, ini soal masa depan,” ujar Melki Laka Lena dalam Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Program Bangga Kencana NTT 2026 di Aula Fernandes kantor gubernur, Kamis (16/4/2026).
Menurut Melki, perubahan pola kehidupan keluarga kini mulai kehilangan fungsi dasarnya sebagai ruang utama pembentukan karakter. Yang mana, peran orang tua perlahan tergeser oleh perkembangan teknologi, khususnya penggunaan telepon genggam.
“Peran ayah, ibu, bahkan keluarga besar sekarang banyak digantikan oleh HP. Kita tidak tahu arah dan nilai apa yang masuk ke anak-anak kita,” ujar Melki.
Baca juga: Target PAD Rp 2,8 Triliun, Gubernur NTT Melki Laka Lena Beri Peringatan Keras ke ASN
Dikatakan Melki, berkurangnya momen kebersamaan dalam keluarga, seperti makan bersama dan komunikasi yang hangat, yang sebelumnya menjadi fondasi penting dalam membangun kedekatan emosional.
“Sekarang meja makan mulai sepi, komunikasi berkurang. Ini yang harus kita waspadai bersama,” ujarnya.
Lebih lanjut, Melki mengatakan, program keluarga berencana yang dijalankan oleh BKKBN tetap relevan dan strategis karena menyasar langsung fondasi pembangunan yaitu keluarga.
“Program ini penting dari dulu sampai sekarang, karena bicara soal keluarga. Kalau keluarga kuat, maka pembangunan juga akan kuat,” ujarnya.
Melki juga mengingatkan akan pentingnya kolaborasi lintas sektor mulai dari dunia pendidikan, tokoh agama, hingga tenaga kesehatan, dalam membangun ekosistem keluarga yang kuat sejak remaja hingga berkeluarga.
“Semua harus terlibat. Dari remaja, pra-nikah, hingga punya anak, kita harus dampingi bersama,” ucapnya.
Melki pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk kembali menempatkan keluarga sebagai fondasi utama dalam menjaga kualitas generasi.
“Kalau kita ingin masa depan NTT kuat, maka kita harus mulai dari keluarga. Jangan sampai kita terlambat,” pungkasnya. (mey)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Gubernur-NTT-Melki-Laka-Lena-menyampaikan-sambutan-pada-Rakorda-BKKBN.jpg)