Selasa, 21 April 2026

NTT Terkini 

Komisi V DPRD NTT Setuju Ada Rumah Singgah untuk Pasien Cuci Darah

Kasimirus juga mendorong Pemerintah Provinsi NTT agar membantu dukungan anggaran untuk PMI NTT.

Penulis: Irfan Hoi | Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/IRFAN HOI
DPRD NTT - Anggota Komisi V DPRD NTT Kasimirus Kolo bersepakat dengan usulan hadirnya Rumah Singgah bagi pasien cuci darah. Senin, (13/4/2026). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi

POS-KUPANG.COM, KUPANG – Anggota Komisi V DPRD NTT Kasimirus Kolo bersepakat dengan usulan adanya rumah singgah bagi pasien cuci darah di titik terdekat layanan cuci darah di NTT. 

Sebelumnya, Komunitas Pasien Cuci Darah Indonesia (KPCDI) NTT mendorong Pemerintah untuk menyediakan rumah singgah. Mereka beralasan pasien dari daerah yang berobat harus dibebankan dengan biaya perjalanan, konsumsi dan penginapan secara mandiri. 

Menurut Kasimirus, pemerintah bisa mengalokasikan anggaran untuk membangun tempat seperti itu.

Kasimirus juga mengaku akan menyampaikan itu ke Pemerintah Provinsi NTT. 

Baca juga: Hemodialisa Belum Tersedia, RSUD Naibonat Optimalkan Layanan dan Rujukan Pasien

Sisi lain, politikus NasDem itu meminta tidak boleh ada diskriminasi terhadap pasien cuci darah oleh rumah sakit atau layanan publik manapun. Baginya, semua orang memiliki hak yang sama untuk memperoleh layanan kesehatan. 

"Rumah sakit, atau lainnya layanan publik tidak boleh ada diskriminasi. Kalau kita temukan, kita akan panggil," katanya, Senin (13/4/2026).

Sedangkan terkait kebutuhan darah bagi pasien, ia mengatakan, selama ini, salah satu kesulitan yang dialami adalah menemukan golongan darah yang cocok dengan pasien ketika terjadi sesuatu.

Dia menyebut kebutuhan akan darah merupakan sesuatu yang penting dan vital. 

"Itu tindakan penyelamatan untuk masyarakat atau padiren yang membutuhkan," katanya. 

Komisi V DPRD NTT, ujar dia, telah melaksanakan rapat bersama PMI NTT. Sekalipun memiliki nilai baik di PMI Pusat, PMI NTT membutuhkan dukungan anggaran dalam pemenuhan sarana. Usulan anggaran juga sudah disampaikan. 

"Kita sudah sepakat di Komisi untuk dialokasikan sesuai permintaan. Alat yang mereka minta itu sangat penting, vital," katanya. 

Kasimirus juga mendorong Pemerintah Provinsi NTT agar membantu dukungan anggaran untuk PMI NTT.

Dengan begitu, persediaan darah bagi pasien yang membutuhkan bisa diakomodir. Selain itu, layanan kesehatan juga akan lebih dekat ke masyarakat. 

Dia menyebut, hampir setiap tahun PMI NTT mendapat dukungan dana. Namun, kali ini dia berharap agar Pemerintah bisa membantu PMI NTT dalam pemenuhan peralatan demi pelayanan masyarakat yang lebih baik. (fan)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved