Rabu, 15 April 2026

NTT Terkini

WFH Perdana Pemprov NTT, Aktivitas Lengang di Gedung Sasando

Hanya ada beberapa pegawai yang tengah melaksanakan tugas. Seperti halnya di bagian kehumasan. Sejumlah staf terpantau sedang bekerja

Penulis: Irfan Hoi | Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/Irfan Hoi
Aktivitas lengang terpantau di kantor Gubernur NTT dalam penerapan perdana WFH. Jumat, (10/4/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Penerapan Work From Home (WFH) di Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT resmi dimulai, Jumat (10/4/2026)
  • Pantauan wartawan di gedung Sasando atau Kantor Gubernur NTT di Jalan El Tari Kota Kupang, terlihat tidak ada aktivitas pegawai sebagaimana biasanya alias lengang
  • Hanya ada beberapa pegawai yang tengah melaksanakan tugas. Seperti halnya di bagian kehumasan. Sejumlah staf terpantau sedang bekerja

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi

POS-KUPANG.COM, KUPANG – Penerapan Work From Home (WFH) di Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT resmi dimulai, Jumat (10/4/2026). 

Pantauan wartawan di gedung Sasando atau Kantor Gubernur NTT di Jalan El Tari Kota Kupang, terlihat tidak ada aktivitas pegawai sebagaimana biasanya alias lengang. 

Hanya ada beberapa pegawai yang tengah melaksanakan tugas. Seperti halnya di bagian kehumasan. Sejumlah staf terpantau sedang bekerja. 

Di ruang lain, terlihat tidak lebih dari lima pegawai sedang melaksanakan tugas. Mereka tampak mengoperasikan komputer. Tidak terlihat pejabat eselon II atau pimpinan instansi pada ruang itu. 

Sementara itu, pantauan di lobi utama dan lantai satu gedung Sasando, sejumlah tamu hilir mudik. Mereka mengikuti pertemuan bersama Gubernur NTT Melki Laka Lena. Sementara itu, Wakil Gubernur Johni Asadoma juga tengah berada di ruang kerjanya.

Terlihat juga Kepala Dinas Perhubungan Frederik Koenunu dan Staf Ahli Bidang Perekonomian Lery Rupidara tengah berada di ruang Biro Administrasi Pimpinan. Keduanya mengikuti agenda sidak pasar bersama Gubernur NTT Melki Laka Lena.

Baca juga: Pemprov NTT Belum Hitung Besaran Anggaran yang Dihemat dari Penerapan WFH Pegawai

Pada pantauan di area parkir, kendaraan pegawai juga terlihat sepi. Biasanya, aktivitas pegawai sekalipun akhir pekan, tetap padat. Termasuk di titik parkir kendaraan yang berada di sisi kiri dan kanan depan gedung Sasando dan area belakang. 

Plh Sekda NTT Rita Wuisan pada Jumat siang sedang berada di lobi utama. Rita enggan menyampaikan pelaksanaan WFH. Dia berkata akan memberitahu informasi lebih lanjut setelah mendapat laporan dari pimpinan OPD. 

Rita menyebut Gubernur NTT Melki Laka Lena juga meminta tiap pimpinan perangkat daerah untuk melaksanakan zoom meeting dengan seluruh staf secara internal dengan evaluasi program kegiatan termasuk PAD. 

"Nantinya hari Senin dalam laporan tiap pimpinan perangkat daerah maka akan dilaporkan hasilnya," tukasnya. 

Pimpinan perangkat daerah juga diharuskan memantau setiap ASN yang menjalani WFH. Ia menegaskan kepala dinas atau pimpinan OPD dapat disanksi bila tak mengawasi ASN dalam WFH

"Jika ternyata hasil pantauan ada ASN yang berlibur maka kepala perangkatnya akan kita sanksi. Jadi kewenangan ada di kepala dan tidak mungkin Pak Gubernur pantau sampai ke level bawah apalagi kita sampai 29 ribu ASN," ungkap dia. 

WFH ini ditujukan untuk penghematan listrik dan penggunaan bahan bakar minyak (BBM). Pada hari pertama ini sejumlah listrik di ruangan yang tidak dipakai akan dimatikan termasuk lift. 

"Ruangan-ruangan yang tidak dipakai seperti lampu, kulkas, segala macam pasti mati. Untuk penghematan ini kita sudah dari Januari kita punya lift," ungkap dia.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved