Sabtu, 18 April 2026

Manggarai Terkini

Rumah Gendang Diterpa Angin Kencang

Dampak cuaca ekstrem berupa hujan disertai angin kencang di wilayah Manggarai mengakibatkan satu unit rumah gendang satu rusak

POS-KUPANG.COM/POS KUPANG/HO.BPBD
TIM BPBD - Tim BPBD bersama pemerintah Desa Benteng Tubi sedang meninjau lokasi rumah warga yang rusak.  

Ringkasan Berita:
  • Dampak cuaca ekstrem berupa hujan disertai angin kencang di wilayah Kabupaten Manggarai beberapa pekan terakhir mengakibatkan satu unit rumah gendang dan satu 1 rumah warga rusak diterpa angin kencang. 
  • Kepala BPBD Manggarai, Stefanus Tawar, mengatakan, terkait bantuan akan dikaji lebih dahulu tergantung tingkat kerusakan masing-masing rumah dan juga sesuai anggaran yang tersedia.  
  • "Tergantung angggaran, nanti kami kaji terlebih dahulu," ujarnya, Minggu (15/3). 

 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Robert

POS-KUPANG.COM, RUTENG - Dampak cuaca ekstrem berupa hujan disertai angin kencang di wilayah Kabupaten Manggarai beberapa pekan terakhir mengakibatkan satu unit rumah gendang dan satu 1 rumah warga rusak diterpa angin kencang. 

Kepala BPBD Manggarai, Stefanus Tawar, mengatakan, terkait bantuan akan dikaji lebih dahulu tergantung tingkat kerusakan masing-masing rumah dan juga sesuai anggaran yang tersedia.  

"Tergantung angggaran, nanti kami kaji terlebih dahulu," ujarnya, Minggu (15/3/2026).

Sekretaris Desa Benteng Tubi, Agustinus Ganggar, menerangkan, kerusakan tersebut dipicu oleh curah hujan yang cukup tinggi disertai angin kencang yang melanda wilayah Manggarai selama kurang lebih dua minggu terakhir sejak awal hingga pertengahan Maret 2026.

"Akibat hujan deras dan angin kencang yang melanda wilayah ini selama dua minggu terakhir, beberapa rumah warga mengalami kerusakan cukup parah, termasuk Rumah Adat Gendang Redong dan rumah warga di Dusun Langkas," ujarnya.

Agustinus menerangkan, Rumah Adat Gendang Redong diketahui dihuni oleh delapan kepala keluarga. Sementara itu, rumah warga di Dusun Langkas yang berukuran sekitar 7 x 9 meter dihuni oleh empat kepala keluarga.

Bangunan tersebut merupakan rumah kayu yang dibangun sejak tahun 1986 atau telah berusia sekitar 40 tahun. Sehingga kondisi rumah tersebut saat ini sudah tidak layak huni.  Selain faktor usia bangunan yang sudah tua, rumah tersebut juga dihuni oleh empat kepala keluarga dengan mayoritas penghuni merupakan warga lanjut usia.

"Kami berharap keluarga yang tinggal di rumah ini bisa mendapatkan perhatian dari Pemerintah Kabupaten Manggarai karena kondisi rumahnya sudah tidak layak huni dan penghuninya sebagian besar lansia," ungkap Agustinus. 

Agustinus mengatakan, selama ini Pemerintah Desa Benteng Tubi tetap berupaya membantu masyarakat melalui program bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Namun bantuan tersebut biasanya diberikan kepada warga yang rumahnya memang sudah tidak layak huni serta memiliki kesiapan material dasar untuk membangun rumah baru.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Manggarai melakukan peninjauan langsung ke lokasi rumah yang mengalami kerusakan akibat cuaca ekstrem di Dusun Redong dan Dusun Langkas, Desa Benteng Tubi

Peninjauan lapangan tersebut dilakukan bersama Pemerintah Desa Benteng Tubi untuk melihat secara langsung kondisi rumah yang terdampak serta melakukan pendataan awal terhadap kerusakan yang terjadi. Dalam kegiatan ini, tim BPBD didampingi perangkat Desa Benteng Tubi

Berdasarkan hasil peninjauan di lokasi, kerusakan terjadi pada Rumah Adat Gendang Redong di Dusun Redong serta satu unit rumah warga di Dusun Langkas. Kerusakan yang dialami berupa bagian atap seng yang rusak serta beberapa bagian kayu bangunan yang mengalami kerusakan akibat terpaan angin kencang.

Melalui peninjauan ini, BPBD akan melakukan pendataan lebih lanjut sebagai dasar koordinasi dengan pemerintah daerah guna menentukan langkah penanganan serta bantuan yang dapat diberikan kepada warga terdampak. (rob) 

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS 

 

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved