Kamis, 30 April 2026

Kapal Karam di Kupang

Diterjang Cuaca Buruk, KMP Pulau Sabu dan KMP Sirung Terdampar di Perairan Alak

Cuaca buruk yang melanda wilayah Kota Kupang sejak siang hari diduga menjadi pemicu kapal hanyut hingga akhirnya karam.

Tayang:
Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/ONONG BORO
KMP Pulau Sabu dan KMP Sirung dilaporkan karam di perairan Alak, tepat di samping Wisma Alak, Kota Kupang, Senin (2/3/2026) 

Ringkasan Berita:
  • KMP Pulau Sabu dan KMP Sirung dilaporkan karam di perairan Alak, tepat di samping Wisma Alak, Kota Kupang, Senin (2/3/2026)
  • Tidak dilaporkan adanya korban jiwa dalam peristiwa tersebut
  • Aparat kepolisian dan pihak terkait masih melakukan pemantauan di sekitar lokasi karamnya dua armada itu

 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Eugenius Suba Boro

POS-KUPANG.COM, KUPANG — Dua kapal yakni KMP Pulau Sabu dan KMP Sirung dilaporkan karam di perairan Alak, tepat di samping Wisma Alak, Kota Kupang, Senin (2/3/2026) sore.

Insiden ini diduga akibat angin kencang yang disertai arus laut deras.

Diketahui, KMP Sirung dan KMP Pulau Sabu sebelumnya merupakan aset milik perusahaan daerah PT Flobamor

Namun, sejak Oktober 2025, kepemilikan dan pengelolaan kedua kapal tersebut telah diserahkan kepada Pemerintah Provinsi NTT melalui Dinas Perhubungan Provinsi NTT.

Baca juga: BREAKING NEWS: Dua Kapal PT Flobamor Karam di Perairan Alak, Warga Padati Pantai

Berdasarkan pantauan di lokasi, kedua kapal terlihat terdampar dalam posisi miring tidak jauh dari garis pantai.

Cuaca buruk yang melanda wilayah Kota Kupang sejak siang hari diduga menjadi pemicu kapal hanyut hingga akhirnya karam.

Salah satu warga, Naris, pekerja gudang di Nunbaun yang berada di lokasi kejadian, menuturkan bahwa sejak pukul 13.00 Wita kapal sudah terlihat berada di tengah laut antara Kupang dan Semau.

“Kapalnya awalnya masih di tengah laut antara Kupang dengan Semau itu sudah dari jam 1, tapi setelah hujan dengan angin deras kapal pelan-pelan menuju pesisir pantai dan karam sekitar pukul 15.00 Wita,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu petugas Pol Air yang ditemui di lokasi mengatakan pihaknya segera turun melakukan pengecekan begitu menerima informasi kejadian tersebut.

“Kami datang cek kalau ada korban atau orang di atas kapal untuk evakuasi, tapi tidak ada orang di kapal. Jadi kami hanya memantau dan membuat laporan ke atasan,” jelasnya.

Menurut petugas tersebut, kapal memang sudah lama berlabuh di sekitar Pelabuhan Hansisi, Semau.

“Kapalnya sudah lama berlabuh di dekat Pelabuhan Hansisi Semau, kayaknya kapal sudah rusak soalnya tidak pernah jalan,” tambahnya.

Tidak dilaporkan adanya korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Aparat kepolisian dan pihak terkait masih melakukan pemantauan di sekitar lokasi untuk mengantisipasi kemungkinan dampak lanjutan akibat kondisi cuaca dan arus laut yang masih cukup kuat.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved