Bali Nusra Education Fair 2026
SMAN 1 Kupang Juara LCC Bali Nusra Education Fair 2026 Usai Comeback Dramatis di Final
Tiga sekolah terbaik, yakni SMA Negeri 1 Kupang, SMA Santo Arnoldus Janssen Kupang, dan SMA Negeri 7 Kupang
Terkait strategi, ia menegaskan kunci utama adalah belajar dan konsistensi.
Baca juga: 31 Peserta Bersaing di English Speech Competition Bali Nusra Education Fair 2026
“Strategi khusus pastinya belajar. Kami juga berusaha menjawab semua pertanyaan, baik itu lemparan maupun pertanyaan wajib yang diberikan kepada kami, supaya kelompok lain tidak mendapatkan poin dari soal lemparan.”
Ia juga mengakui ada soal yang belum mampu mereka jawab maksimal, terutama terkait OVOP (One Village One Product).
“Sebenarnya saya sempat membaca tentang One Village One Product, tapi tidak terlalu mendalami. Jadi kami kurang mengetahui singkatan dan tujuan program tersebut karena fokus ke hal-hal lain yang justru tidak keluar,” katanya.
Menurutnya, lomba ini sangat menarik karena mengangkat tema Nusa Tenggara Timur.
“Banyak anak muda sekarang belum mengerti atau belum paham tentang daerah mereka sendiri. Dengan adanya lomba seperti ini, mereka bisa belajar untuk mengetahui dan memahami daerahnya sendiri.”
Baca juga: Dr. Samuel Haning Apresiasi Pos Kupang, Gelar Bali Nusra Education Fair 2026
Sementara itu, juri Apolonia Matilde Dhiu menilai final kali ini sangat mendebarkan karena kemampuan para peserta yang luar biasa.
“Bagi saya, lomba kali ini sangat mendebarkan karena para siswa mampu menjawab soal-soal yang disiapkan panitia. Pertanyaannya menurut saya cukup sulit untuk tingkat SMA, tetapi mereka mampu menguasai dan menjawab dengan benar. Itu luar biasa,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya penguatan literasi dan pengetahuan umum bagi pelajar.
“Anak-anak tidak saja mempelajari akademik di sekolah, tapi perlu juga dibekali pengetahuan umum, termasuk tentang daerah sendiri. Kita boleh tahu tentang dunia dan Indonesia, tapi harus tahu tentang daerah sendiri," katanya.
Matilde juga mendorong sekolah untuk membiasakan program literasi harian.
Baca juga: Dua Siswi SMAN 1 Kota Kupang Siap Berlaga di Semi Final Cerdas Cermat Bali Nusra Education Fair 2026
“Membaca bukan hanya buku pelajaran, tapi juga pengetahuan umum melalui media massa atau online. Anak-anak sekarang punya gadget, aksesnya lebih mudah. Gunakan itu untuk hal-hal yang bermanfaat," harap Matilde.
Ia menegaskan, tiga sekolah finalis memang layak berada di posisi tersebut.
“Mereka luar biasa dan benar-benar paham pengetahuan umum. Bagi yang belum masuk final, bukan berarti tidak layak, mungkin hanya kurang konsentrasi dalam mendengarkan soal,” pungkasnya. (uge)
Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/SMA-Negeri-1-Kupang-resmi-keluar-sebagai-juara-pertama-Lomba-Cerdas-cermat.jpg)