Sumba Timur Terkini
Sofiani Diduga Diterkam Buaya Saat Cuci Pakaian di Sungai Modu Sumba Timur
Seorang perempuan bernama Sofiani Temba Kanggu hilang di Sungai Mondu, Desa Mondu, Kecamatan Kanatang, Kabupaten Sumba Timur.
Ringkasan Berita:
- Seorang perempuan bernama Sofiani Temba Kanggu hilang di Sungai Mondu, Desa Mondu, Kecamatan Kanatang, Kabupaten Sumba Timur, Minggu (22/2/2026).
- Hingga Senin, 23 Februari, keberadaan perempuan berusia 46 tahun itu belum ditemukan.
- Berdasarkan informasi dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang, warga Desa Mondu itu diketahui pergi ke Sungai Mondu pada Minggu, 22 Februari 2026 sekitar pukul 09.00 Wita untuk mencuci pakaian.
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Budiman
POS-KUPANG.COM, WAINGAPU - Seorang perempuan bernama Sofiani Temba Kanggu hilang di Sungai Mondu, Desa Mondu, Kecamatan Kanatang, Kabupaten Sumba Timur, Minggu (22/2/2026).
Hingga Senin, 23 Februari, keberadaan perempuan berusia 46 tahun itu belum ditemukan.
Berdasarkan informasi dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang, warga Desa Mondu itu diketahui pergi ke Sungai Mondu pada Minggu, 22 Februari 2026 sekitar pukul 09.00 Wita untuk
mencuci pakaian.
Sekitar 30 menit kemudian, suami korban menyusul ke sungai. Namun, setibanya di lokasi, suaminya hanya menemukan barang-barang cucian milik korban. Suami korban kemudian berupaya melakukan pencarian di sekitar sungai, tetapi korban tidak ditemukan.
"Upaya pencarian selanjutnya dilakukan bersama warga setempat, tetapi hasilnya masih nihil," tulis Basarnas Kupang dalam keterangannya, Senin (23/2/2026).
Tidak lama setelah menerima laporan, Tim Pos SAR Waingapu kemudian bergegas memberikan bantuan operasi SAR. Tim Rescue Pos SAR Waingapu yang terdiri dari 10 personel diberangkatkan menuju lokasi kejadian.
Mereka menggunakan 1 unit Rescue Car dan dilengkapi peralatan SAR pendukung untuk melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan. Hingga petang, Tim SAR gabungan telah melaksanakan pencarian menggunakan aqua eye serta melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian. Namun keberadaannya belum diketahui.
Operasi SAR kemudian berlanjut pada Senin (23/2) pagi dengan melibatkan unsur SAR gabungan dari Pos SAR Waingapu, BPBD Sumba Timur, Polsek Haharu, Posal Waingapu, Polair Waingapu, masyarakat setempat dan keluarga korban. Namun hasilnya masih nihil.
Oleh karena itu, proses pencarian terhadap Sofiani akan dilanjutkan, Selasa (24/2) hari ini. Pencarian pada hari Senin (23/2) dihentikan sekitar pukul 17.00 Wita karena air sungai bertambah keruh akibat hujan deras di bagian hulunya.
“Pencarian akan dilanjutkan besok (hari ini, Red) karena banjir dari atas, air kotor, jadi sulit melakukan pencarian,” kata Kapolsek Haharu, IPTU Melianus Sunbanu kepada Pos Kupang, Senin (23/2).
Kapolsek menjelaskan, sejak dilaporkan hilang pada Minggu (22/2), tim Polsek Haharu sudah melakukan koordinasi dengan tim Pos SAR Waingapu untuk melakukan pencarian. Namun keberadaan Sofiani belum berhasil.
IPTU Melianus Sunbanu mengatakan, Sofiani hilang diduga diterkam buaya saat mencuci pakaian di Sungai Mondu. “Sesuai petunjuk seperti itu (diterkam buaya),” katanya.
Ia menyebutkan, berdasarkan petunjuk awal, pakaian cuci yang dibawa perempuan berusia 46 tahun itu berserakan di sungai saat ia diketahui hilang.
| Enam Media Massa Resmi Kerja Sama dengan Pemkab Sumba Timur, Sudah Teken MoU |
|
|---|
| Penambangan Emas Ancam Daerah Tangkapan Air di Sumba Timur, Polisi Diminta Tindak Pelaku Secara Adil |
|
|---|
| DPRD Sumba Timur Beri Rekomendasi Usai Temukan Ada Manipulasi Data dalam Pengiriman Ternak |
|
|---|
| Rekomendasi DPRD Sumba Timur Usai Temukan Manipulasi Data Pengiriman Ternak |
|
|---|
| Jembatan Rusak, Warga Laihiding Kiritana Sumba Timur Pikul Jenazah Lewati Sungai Kambaniru |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/tim-sar-waingapu-1.jpg)