Selasa, 5 Mei 2026

Timor Tengah Utara Terkini

Jembatan di Desa Kaenbaun Timor Tengah Utara Putus Total

Jembatan yang menghubungkan rumah warga, fasilitas umum, lahan pertanian di Desa Kaenbaun, Miomaffo Timur, putus.

Tayang:
POS-KUPANG.COM/POS KUPANG/DIONISIUS REBON/ALEXANDRO NOVALIANO DEMON PAKU 
JEMBATAN PUTUS - Kondisi jembatan penghubung di Desa Kaenbaun, Kecamatan Miomaffo Timur, Kabupaten TTU yang mengalami putus total akibat banjir yang menggerus tepi sungai tersebut. 

Fatuleu Barat dikenal sebagai salah satu wilayah terdampak bencana alam di Kabupaten Kupang, terutama banjir besar dan jembatan putus yang mengganggu akses transportasi. Dampak tersebut bahkan kerap memutus jalur penghubung menuju wilayah Amfoang.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Kupang didampingi Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kupang, Tonci Teuf.  

“Sarana prasarana di sini perlu menjadi perhatian karena menghubungkan Kecamatan Fatuleu Barat dan Amfoang. Kita tinjau dan identifikasi untuk diusulkan ke pemerintah pusat sehingga yang rusak bisa diperbaiki dan yang belum ada bisa dibangun,” ujar Yosef Lede.

Dua titik yang menjadi fokus peninjauan yakni Kali Noelbisnaen di Desa Siumolo dan Kali Siumate. Kedua lokasi tersebut saat ini mengalami banjir besar dan abrasi bibir sungai yang cukup parah sehingga menghambat akses jalan masyarakat.

Melihat kondisi tersebut, Yosef Lede langsung menginstruksikan Dinas PUPR untuk menurunkan alat berat guna melakukan normalisasi kali dan membersihkan material sampah yang terbawa arus banjir.

“Segera turunkan alat berat untuk normalisasi dan bersihkan kali-kali ini. Sekaligus buat perencanaan pembangunan Jembatan Termanu, Jembatan Kapsali serta jembatan di Kali Siumate dan Kali Noelbisnaen. Saya akan bawa ke pusat untuk diperjuangkan agar bisa terealisasi,” tegasnya.

Ia menekankan, langkah cepat perlu dilakukan untuk meminimalisir dampak bencana serta memastikan akses masyarakat tidak terisolasi saat musim hujan.

Dalam kunjungan tersebut, rencananya rombongan Bupati memantau wilayah Tuakao. Namun, saat melintasi Kali Pinang di daerah Siumate, mobil pengawal dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kupang terseret banjir yang datang secara tiba-tiba saat kendaraan melintas.

Awalnya, kondisi air tampak dangkal dan aman dilalui. Namun dalam hitungan detik, arus deras datang dan menghempaskan kendaraan hingga sekitar enam meter.

Namun, mobil tertahan batang pohon sehingga tidak terbawa arus lebih jauh. Tiga penumpang berhasil keluar dengan selamat tanpa mengalami luka serius. Kendaraan kemudian dievakuasi menggunakan alat berat yang sudah berada di lokasi.

Salah seorang warga Desa Siumolo, Fortunatus Alupan, mengapresiasi kehadiran Bupati Kupang di tengah situasi bencana. 

“Saya beri apresiasi Pak Bupati. Saat bencana begini beliau bisa saja tetap di kantor, tetapi justru turun langsung melihat kondisi kami. Bahkan tadi sampai ada mobil pengawal yang terseret banjir. Semoga kunjungan ini membawa berkat dan jembatan-jembatan yang rusak bisa segera diperbaiki supaya kami tidak terisolasi saat musim hujan,” ujarnya.

Selain meninjau lokasi bencana, Bupati Kupang juga menyerahkan bantuan perlengkapan sekolah bagi siswa SD dan SMP di Kecamatan Fatuleu Barat sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap kebutuhan pendidikan masyarakat terdampak bencana. (bbr/nov) 

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

 

Sumber: Pos Kupang
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved