Selasa, 5 Mei 2026

Anak SD Bunuh Diri

Bupati Ngada Beberkan Kronologi Anak SD Bunuh Diri di Jerebuu

Bupati Ngada, Raymundus Bena membeberkan kronologi kematian secara tragis siswa kelas IV SD Negeri Rj, YBR (10) di Kecamatan Jerebuu.

Tayang:
Editor: Alfons Nedabang

POS-KUPANG.COM, NGADA – Bupati Ngada, Raymundus Bena membeberkan kronologi kematian secara tragis siswa kelas IV SD Negeri Rj, YBR (10) di Kecamatan Jerebuu.

YBR mengakhiri hidup dengan cara gantung diri di dahan pohon cengkeh, Kamis (29/1/2026).

Mayat YBR ditemukan dalam posisi tergantung pada seutas tali, tidak jauh dari pondok bambu yang ditempati YBR dan sang nenek.

Korban ditemukan pada Kamis pukul 11.00 Wita. 

Menurut Bupati Ngada, sebelum kejadian, ibunda korban Maria Goreti Te'a (MGT/47) menanyakan alasan anaknya tidak ke sekolah. 

Kepada ibunya, YBR mengatakan dia pergi ke kebun. 

Namun sehari sebelumnya, YBR diinformasikan oleh sekolah untuk memberitahukan kepada mamanya agar mencairkan bantuan beasiswa PIP.

Raymundus menyampaikan bahwa di Kecamatan Jerubuu belum memiliki fasilitas perbankan sehingga MGT terpaksa harus ke kota kabupaten. 

Setibanya di salah satu bank BUMN, dana PIP milik korban tidak bisa dicairkan. Alasannya, karena secara kependudukan korban masih tercatat di kabupaten Nagekeo.

Pihak Bank menyarankan MGT membuat surat keterangan domisili. “Keesokan malamnya, MGT ditanyakan lagi oleh anaknya, Mama sudah urus, kah, satunya beasiswanya?”

"Oh, belum, nanti saya, ee, saya akan urus itu, ya,” jelas Raymundus.

Lantas belum dicairkan karena beberapa alasan, YBR kemudian memutuskan untuk tidak ke sekolah. Dia kemudian kembali ke pondok bersama neneknya. 

Pada Kamis sekitar pukul 09.00 Wita, beberapa warga mendapati korban sedang duduk di depan pondok. Mereka menanyakan mengapa YBR tidak ke sekolah.

YBR menyampaikan bahwa dirinya sedang mengalami kepala pusing. “Dia mengaku kepala pusing. Terus jam 10, ada yang lewat lagi, sekitar jam 10, tanya lagi, dia bilang kepala pusing,” katanya. 

Raymundus menambahkan, sekitar pukul 11.00 Wita warga dikejutkan ketika mendapati korban sudah gantung diri, dan dalam keadaan meninggal.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved