Kamis, 4 Juni 2026

Nelayan di Flores Timur Hilang

BREAKING NEWS: Nelayan di Flores Timur Hilang Saat Mancing, Sempat Teriak Minta Tolong

Upaya pencarian terus berlangsung dengan menyisir sejumlah titik di perairan Demon Pagong.

Tayang:
Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/DOC-TRIBUN
ILUSTRASI tenggelam. Seorang pria di Flores Timur, NTT, hilang saat memancing, Rabu (7/1/26). Korban berinisial SKH, 51 tahun, warga Desa Kawalelo, Kecamatan Demon Pagon. 
Ringkasan Berita:
  • Seorang nelayan berusia 51 tahun dilaporkan hilang setelah memancing di perairan Demon Pagong
  • Hingga saat ini korban masih belum ditemukan
  • Korban diketahui memancing bersama beberapa rekannya sekitar 2 km dari bibir pantai

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Paul Kabelen

POS-KUPANG.COM, LARANTUKA - Seorang nelayan, SKH (51), hilang saat memancing ikan berjarak 2 kilometer dari pantai Desa Kawalelo, Kecamatan Demon Pagong, Kabupaten Flores Timur, NTT, Rabu (7/1/26).

Kepala Seksi Humas Polres Flores Timur, AKP Eliezer Kalelado, Kamis (8/1/26), mengatakan keberadaan korban belum ditemukan. Upaya pencarian terus berlangsung dengan menyisir sejumlah titik di perairan Demon Pagong.

Eliezer menjelaskan SKH keluar dari rumahnya pukul 04.00 wita subuh. SKH sempat disuguhi kopi oleh istrinya, TBN, kemudian menyiapkan perlengkapan memancing.

"Korban mancing dengan beberapa rekannya yang jaraknya sekitar 2 kilometer dari pantai," ujar Eliezer kepada wartawan.

Sekitar pukul 05.30 wita, salah satu saksi sudah tak melihat SKH di perahunya. Sebelum hilang, korban terdengar tiga kali berteriak meminta tolong kepada rekan-rekannya.

Baca juga: Dana Desa di Flores Timur Dipangkas 60 Persen Tersisa Rp 64 Miliar

"Sempat memanggil "om" sebanyak 3 kali, tidak lama kemudian saksi 1 dan saksi 2 mendekati perahu korban, namun korban sudah tidak ada di atas perahunya," ungkap Eliezer.

Kedua saksi yang panik lantas memanggil beberapa rekan lainnya kemudian bergegas ke darat untuk meminta bantuan warga.

"Sampai saat ini keberadaannya masih belum ditemukan. Pencarian masih tetap di lakukan oleh warga sekitarnya serta bantuan spit milik perusahaan mutiaran yang berada di Kawalelo," tuturnya. (cbl)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved