Pos Kupang Award 2025
Pos Kupang Award, Gubernur NTT Minta Tetap Kritis
Melki mengatakan ia telah mengajak perbankan maupun instansi terkait lainnya agar pola ekonomi NTT tidak sekadar konsumtif.
Penulis: Irfan Hoi | Editor: Oby Lewanmeru
"Pembelinya sudah pasti ASN. Kami arahkan untuk minimal satu bulan itu Rp 100 ribu. Sekarang beli barang di NTT Mart. ASN yang mau pergi keluar daerah, beli oleh-oleh dari NTT Mart," katanya.
Melki mengatakan, langkah itu menjadi dari upaya membantu peningkatan ekonomi lokal. Ia melarang agar penyebutan pelaku UMKM agar dihilangkan. Saat ini dan selanjutnya harus menggunakan kata pengusaha UMKM.
"Pos Kupang tolong kawal sehingga tranformasi ekonomi di NTT bisa kita kerjakan dengan baik," kata Melki.
Dia berharap agar Pos Kupang terus menunjukkan idealisme, independensi, dan menunjukkan profesionalisme lewat tulisan pengingat bagi Pemerintah.
"Baik yang keras maupun yang lunak. Mengkritik atau memuji, silahkan. Suka-suka Pos Kupang. Yang penting sesuai fakta dan analisis," katanya.
Melki menyebut, pendiri Kompas, Jacob Oetama pernah menyampaikan bahwa jurnalisme kata itu tidak membuat orang merasa meresapi setiap berita dengan baik. Tapi jurnalisme makna, bisa memberi inspirasi dan catatan.
"Saya percaya Pos Kupang terus memberikan jurnalisme makna dalam pemberitaan yang ditulis. Pos Kupang dari dulu begini saja. Berteman-berteman, tapi kalau salah dia sikat. Itu betul. Kami menerima dengan senang hati dan menghormati," katanya
Ia mengatakan, acara Pos Kupang ini bersamaan dengan nuansa perayaan HUT ke-67 NTT. Melki mengajak Pos Kupang untuk berkolaborasi membangun NTT. (fan)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Pos-Kupang-Award-2025.jpg)