Sabtu, 2 Mei 2026

NTT Terkini 

BPBD NTT Minta Warga Pantau Perkembangan Cuaca Lewat Medsos BMKG

Dukungan itu hanya berupa anggaran, sementara peralatan maupun sumber daya tidak dikerahkan ke wilayah bencana pada tiga Provinsi itu. 

Tayang:
Penulis: Irfan Hoi | Editor: Oby Lewanmeru
POSKUPANG.COM/ONONG BORO
Kepala BPBD NTT Samuel Halundaka 

Ringkasan Berita:
  • BPBD NTT meminta masyarakat agar memantau perkembangan cuaca melalui media sosial atau medsos BMKG
  • Arahan Gubernur NTT Melki Laka Lena agar dilakukan kesiapsiagaan pada ancaman bencana hidrometeorologi
  • Pemerintah Provinsi NTT juga telah menyalurkan bantuan kemanusiaan ke Pulau Sumatera

 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi

POS-KUPANG.COM KUPANG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) meminta warga untuk senantiasa memantau perkembangan cuaca melalui media sosial milik Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika atau BMKG. 

Kepala BPBD NTT Samuel Halundaka mengatakan, telah ada arahan dari Gubernur NTT Melki Laka Lena agar dilakukan kesiapsiagaan pada ancaman bencana hidrometeorologi maupun suasana Natal dan Tahun Baru (Nataru). 

"Kemarin bapak Gubernur sudah melakukan rapat koordinasi, untuk terus melakukan siap siaga menghadapi bencana hidrometeorologi maupun Nataru," katanya, Jumat (5/12/2025). 

Samuel mengatakan, kesiapsiagaan itu berdasarkan standar prosedur masing-masing instansi. Termasuk menyiagakan peralatan evakuasi di dekat titik rawan bencana. 

Sejumlah alat berat, kata dia, juga ikut disiagakan pada kawasan terdekat rawan bencana. Sejumlah pemilik alat berat seperti excavator dan sejenisnya. Gubernur, menurut Samuel, telah meminta para kontraktor lokal untuk membantu kesiapsiagaan. 

Baca juga: Banjir Bandang di Nagekeo, BPBD NTT Imbau Warga Tetap Waspada

Dikatakan, sejauh masing-masing BPBD di NTT telah melakukan pemetaan pada wilayah rawan bencana. Dengan pemetaan itu paling tidak akan memudahkan penanganan jika terjadi bencana. 

Sementara itu, banjir lahar yang terjadi di wilayah Flores Timur dua hari lalu, saat ini sedang dalam penanganan. Samuel menyebut tidak ada korban jiwa. Petugas tengah melakukan perbaikan dan pembersihan jalan dan kawasan pemukiman yang tergenang banjir. 

"Saya belum cek situasi report. Yang pasti tidak ada korban, semua tertangani dengan baik," ujarnya. 

Selain itu, Pemerintah Provinsi NTT juga telah menyalurkan bantuan kemanusiaan ke Pulau Sumatera.

Dukungan itu hanya berupa anggaran, sementara peralatan maupun sumber daya tidak dikerahkan ke wilayah bencana pada tiga Provinsi itu. 

Samuel meminta masyarakat agar terus melakukan pemantauan perkembangan cuaca pada berbagai media sosial (medsos) milik BMKG. Dia menegaskan, arahan Gubernur NTT juga mengarahkan para Kepala Daerah agar selalu menyampaikan perkembangan daerah setiap saat. 

"Untuk mengakses informasi bisa lewat BMKG. Bisa lewat Facebook, tik-tok. Yang sangat mudah diakses untuk masyarakat bisa mengetahui perkembangan cuaca setiap hari," ujarnya. 

Samuel mengaku, pengetahuan tentang perkembangan cuaca sangat penting. Hal itu dimaksudkan agar meminimalisir korban jiwa sekaligus publik lebih waspada terhadap ancaman bencana yang bisa terjadi sewaktu-waktu. (fan) 

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved